Wawali Agus Tegaskan Komitmen Pemkot Bontang Ciptakan Sekolah Aman dan Bebas Pelecehan Seksual
BONTANG – Pemkot Bontang menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan, termasuk pelecehan seksual. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan pengawasan di sekolah hingga edukasi kepada pelajar dan tenaga pendidik.
Komitmen itu disampaikan Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, saat membuka kegiatan Edukasi dan Kampanye Pelajar Se-Bontang bertajuk “Say No To Sexual Harassment” di Aula SMA Negeri 1 Bontang, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Perkumpulan Jejak Langkah Pendidikan Indonesia (JALANIN) Cabang Bontang itu diikuti 164 pelajar SMP dan SMA sederajat. Agus Haris hadir mewakili Wali Kota Bontang yang sedang mengikuti Raker Muskomwil V APEKSI Regional Kalimantan 2026.
Dalam sambutannya, Agus mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan anak di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, predikat Kota Layak Anak kategori Utama yang diraih Bontang pada 2025 harus diwujudkan melalui langkah nyata, baik dalam bentuk kebijakan maupun sarana pendukung.
“Melalui APBD Perubahan 2025, pemerintah telah melakukan pemasangan CCTV di seluruh sekolah negeri guna memperkuat pengawasan lingkungan sekolah secara transparan,” ujarnya.
Selain penguatan pengawasan, pemerintah juga terus mendorong peningkatan kesadaran seluruh pihak terkait pentingnya menciptakan ruang belajar yang aman bagi anak-anak.
Agus berharap kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan kekerasan maupun pelecehan seksual di lingkungan pendidikan.
“Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-citanya tanpa rasa takut,” tutupnya.
(hl/sr)



