Transnaker Kukar Siapkan Pelatihan Green Job bagi Kelompok Binaan Lintas Sektor, Fokus pada Keterampilan Teknis

TENGGARONG – Kelompok binaan sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berpeluang mendapatkan pembekalan keterampilan tambahan melalui program Green Job yang digagas Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Transnaker).
Program yang direncanakan berjalan pada 2027 tersebut akan berfokus pada peningkatan kemampuan teknis sesuai kebutuhan masing-masing kelompok, sehingga sarana usaha yang telah mereka miliki dapat dimanfaatkan secara optimal.
Kepala Dinas Transnaker Kukar, Dendy Irwan Fahriza, menjelaskan pihaknya akan memfasilitasi pelatihan berdasarkan rekomendasi dinas teknis yang selama ini membina kelompok masyarakat.

“Jadi mekanismenya nanti dari dinas terkait tersebut merekomendasikan kelompok-kelompok binaan mana, kemudian pembekalan keterampilan apa saja yang memang dibutuhkan dan strategis. Nanti kami akan memfasilitasi pembekalannya,” ungkapnya, Selasa (20/10/2026).
Dendy menegaskan, pelatihan yang disiapkan tidak berfokus pada pemberian sarana usaha baru, kelompok sasaran pada dasarnya telah memperoleh dukungan sarana dari dinas teknis masing-masing.
Sebagai contoh, kelompok perikanan yang telah mendapatkan bibit akan dibekali keterampilan yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan usahanya, begitu pula kelompok yang telah memiliki alat dan mesin pertanian (alsintan), tetapi masih membutuhkan kemampuan untuk melakukan pemeliharaan.
“Misalnya alsintan mereka sudah mendapatkan alsintan, tapi ternyata mereka belum punya keterampilan untuk pemeliharaan alsintan, itu akan kita bekali,” jelasnya.
Selain keterampilan teknis, kelompok binaan juga berpotensi diarahkan untuk mengembangkan usaha secara mandiri dengan memanfaatkan akses permodalan Kredit Kukar Idaman Terbaik.
Transnaker saat ini masih menunggu data dari dinas terkait untuk menentukan kebutuhan peserta dan jenis pelatihan.
Program tersebut diharapkan membantu kelompok binaan meningkatkan kapasitas usaha secara berkelanjutan tanpa tumpang tindih dengan dukungan sarana dari dinas teknis.
(hl/ya)



