Komisi A DPRD Bontang Dorong Orang Tua Anak Disabilitas Tak Minder dan Aktif Terapi
BONTANG – Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Saeful Rizal mengajak para orang tua, agar tidak merasa malu ataupun minder memiliki anak penyandang disabilitas.
Menurutnya, anak spesial ini tetap memiliki harapan untuk berkembang, apabila mendapatkan terapi dan pendampingan yang tepat secara berkelanjutan.
“Anak ini kan bisa diterapi, bisa dinaikkan kapasitas intelektualnya, kapasitas moralnya. Yang penting orang tuanya jangan malu dan jangan minder,” katanya, Selasa (26/5/2026).
Ia menilai salah satu tantangan terbesar saat ini, ialah masih adanya orang tua yang belum terbuka terhadap kondisi anaknya, sehingga memilih tidak membawa anak menjalani terapi.
Karena itu, Saeful mendorong adanya edukasi dan pelatihan bagi orang tua, agar memahami cara mendampingi anak disabilitas di rumah.
“Orang tua juga perlu diberikan pelatihan. Jangan sampai di sekolah atau tempat terapi sudah ditata oleh gurunya, tapi ketika di rumah pola asuhnya berbeda, justru merusak yang sudah dibangun,” tegasnya.
Ia menegaskan, keterlibatan orang tua sangat penting, karena proses terapi tidak hanya berlangsung di ruang terapi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
Saeful berharap, masyarakat mulai memiliki kesadaran bahwa anak disabilitas bukan sesuatu yang harus disembunyikan, melainkan perlu mendapatkan dukungan penuh agar dapat berkembang secara optimal.
“Jangan merasa ini aib. Anak-anak ini tetap karunia Tuhan dan harus didampingi dengan baik,” pungkasnya.
(sn/sr)



