Matangkan Persiapan Operasi Timbang 2026, Pemkot Bontang Gelar Koordinasi dan Refreshing Kader Posyandu
BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus mematangkan segala persiapan jelang pelaksanaan operasi timbang serentak tahun 2026.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar koordinasi dan refreshing kader posyandu pada Sabtu, 6 Juni 2026 di pendopo rumah jabatan Wali Kota Bontang.
Hadir dalam agenda tersebut, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menyampaikan dalam sambutannya bahwa seluruh kader posyandu merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. “Selama ini kader posyandu juga terus memberikan pelayanan bagi ibu hamil, bayi, balita, dan keluarga,” katanya.
Menurutnya, kehadiran kader posyandu bukan sekadar relawan kesehatan, tetapi merupakan mitra strategis Pemkot Bontang dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mempercepat penurunan stunting.
Ia menegaskan data kondisi pasien yang akurat sangat dibutuhkan untuk seorang dokter dapat memberikan terapi yang tepat agar pengobatan dapat berhasil.
Selain itu pemerintah tidak akan mampu menyusun program yang tepat sasaran apabila data pertumbuhan anak tidak lengkap dan akurat. “Dedikasi dan pengabdian kader posyandu merupakan investasi masa depan dan upaya pembangunan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Dirinya menekankan operasi timbang bukanlah sekadar kegiatan menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan anak. Tetapi merupakan proses diagnosis kesehatan masyarakat yang sangat penting. Melalui pengukuran yang rutin dan akurat, Pemkot Bontang dapat menemukan lebih dini anak-anak yang mengalami gangguan pertumbuhan sebelum kondisinya menjadi lebih berat.
Agus berharap seluruh kader posyandu untuk melakukan validasi sasaran dengan cermat dan memastikan seluruh balita di wilayah masing-masing masuk dalam pendataan. “Dari data itu kita dapat mengetahui kondisi pertumbuhan dan perkembangan seluruh balita, sehingga intervensi yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Pemkot Bontang telah menargetkan agar seluruh balita yang menjadi sasaran pada operasi timbang tahun 2026 dapat terukur dan tercatat dengan baik.
(hl/sr)



