Longtime.id – Dua orang anak Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah Bontang, dikabarkan tenggelam dan meninggal dunia saat banjir. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kedua korban diduga tengelam lantaran bermain-main di air menggunakan kayu besar. Namun kayu tersebut terputar dan membuat keduanya terseret air.
Berdasarkan video yang beredar di sejumlah grup Whatsapp, kedua korban sudah ditemukan dan dievakuasi warga lainnya. Kini jenazahnya sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang.
Belum ada keterangan resmi dari pemerintah setempat maupun Ponpes Hidayatullah yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Api-api terkait kronologi dan penyebab tenggelamnya dua korban.
Dikabarkan sebelumnya, hujan yang mengguyur Kota Bontang sejak semalaman kembali memicu banjir di sejumlah titik, Kamis dini hari. Kawasan langganan seperti Kelurahan Guntung kembali terendam, memaksa warga mengevakuasi perabotan rumah tangga secara mandiri.
Tak hanya di kawasan Guntung, genangan juga terpantau di pusat kota. Jalan Ahmad Yani dan Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Api-Api, tergenang air hingga mengganggu aktivitas warga dan pengendara.
Sementara itu, sungai di samping Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) di kawasan Gunung Elai turut meluap. Sejumlah rumah warga di sekitarnya terdampak limpasan air yang terus meninggi. (hl/sr)



