104 Peserta TC Tahap III Berebut Tiket MTQ Nasional 2026
Seleksi Makin Ketat, Target Tak Bisa Ditawar
Longtime.id – Ambisi Kalimantan Timur menembus prestasi puncak di MTQ Nasional 2026 mulai diuji. Melalui TC Tahap III di Asrama Haji Balikpapan, LPTQ Kaltim memperketat seleksi—104 peserta kini bersaing dalam sistem penyaringan yang akan menyisakan satu nama terbaik di tiap cabang lomba.
Pemusatan Latihan (TC) Tahap III yang digelar 11–14 Februari 2026 menjadi fase krusial menuju MTQ Nasional XXXI di Semarang, Oktober mendatang. Pada tahap ini, setiap cabang masih diisi dua peserta. Namun, pada TC Tahap IV, hanya satu peserta yang akan dipertahankan untuk mewakili Kalimantan Timur.
Langkah ini bukan sekadar teknis, tetapi strategi. Dengan keterbatasan anggaran dan tuntutan hasil maksimal, LPTQ Kaltim memilih fokus pada kualitas, bukan kuantitas.
Sebanyak 19 pelatih dilibatkan dalam pembinaan—12 pelatih nasional dan tujuh pelatih daerah. Mereka disiapkan untuk mengasah kemampuan peserta secara spesifik sesuai cabang lomba, mulai dari tilawah, tahfiz, hingga cabang lainnya.
Model pelatihan intensif ini dirancang untuk memastikan hanya peserta dengan kesiapan mental, teknik, dan konsistensi terbaik yang melaju ke tahap akhir.
Wakil Ketua II LPTQ Kaltim, Dasmiah, menegaskan komitmen pemerintah daerah. Peserta yang berhasil meraih juara nasional akan memperoleh beasiswa penuh dari Pemerintah Provinsi Kaltim untuk melanjutkan pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri.
Insentif tersebut menjadi dorongan tambahan, sekaligus penegasan bahwa prestasi di MTQ bukan sekadar simbolis, tetapi memiliki dampak nyata bagi masa depan peserta.
Koordinator Pelatih, Ustadz Hajarul Akbar, menekankan bahwa bakat tanpa disiplin tidak akan menghasilkan juara. Ia secara tegas mengingatkan peserta untuk mengurangi distraksi dan fokus pada latihan.
“Tidak mungkin peserta bisa menjadi juara kalau waktunya habis untuk main game,” ujarnya. Pesan tersebut mempertegas bahwa TC Tahap III bukan sekadar agenda rutin, melainkan arena pembuktian.
Rapat evaluasi pada 13 Februari 2026 dipimpin Ketua Harian LPTQ Kaltim M. Syirajuddin bersama jajaran pelatih dan pengurus. Evaluasi dilakukan untuk memetakan perkembangan peserta sebelum memasuki tahap penyaringan berikutnya.
Dengan sistem yang makin selektif, TC Tahap III menjadi penentu arah. Jika ingin berbicara banyak di MTQ Nasional 2026, Kalimantan Timur harus memastikan hanya yang terbaik yang berangkat ke panggung nasional. (zak/mam)



