Banjir Kembali Rendam Sejumlah Titik di Bontang
Longtime.id – Hujan yang mengguyur Kota Bontang sejak semalaman kembali memicu banjir di sejumlah titik, Kamis dini hari. Kawasan langganan seperti Kelurahan Guntung kembali terendam, memaksa warga mengevakuasi perabotan rumah tangga secara mandiri.
Dari pantauan di lapangan, air mulai naik sejak dini hari dan terus bertambah seiring meluapnya sungai di sekitar permukiman. Di RT 16 Kelurahan Guntung, warga terlihat sibuk mengangkat barang-barang ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan.
Indun, warga setempat, mengatakan genangan datang cepat setelah hujan turun deras tanpa henti. Air sudah menggenangi rumahnya hingga pergelangan kaki orang dewasa.
“Sepertinya merata ini banjirnya. Apalagi hujannya lama, tadi malam sampai pagi. Malah tetangga sebelah gang udah masuk air ke rumahnya sejam jam 1 dini hari,” ujarnya.
Tak hanya di kawasan Guntung, genangan juga terpantau di pusat kota. Jalan Ahmad Yani dan Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Api-Api, tergenang air hingga mengganggu aktivitas warga dan pengendara.
Sementara itu, sungai di samping Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) di kawasan Gunung Elai turut meluap. Sejumlah rumah warga di sekitarnya terdampak limpasan air yang terus meninggi.
Rahman, warga lainnya, mengaku terkejut saat mendapati pondasi rumah yang tengah ia bangun sudah tergenang air.
“Saya tadi mengecek pondasi rumah yang saya mau bangun di kawasan Gunung Elai. Ternyata sudah tergenang dan semakin tinggi,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah terkait langkah tanggap darurat maupun bantuan bagi warga terdampak. Situasi ini kembali memunculkan pertanyaan soal mitigasi dan evaluasi penanganan banjir yang setiap tahun berulang.
Warga berharap ada langkah konkret, tidak hanya penanganan sementara, tetapi solusi jangka panjang agar banjir tidak terus menjadi siklus rutin setiap musim hujan. (hl/mam)



