KUTAI KARTANEGARA

Pemkab Kukar Latih Warga Jadi Pemilik Usaha Bengkel dan Mebel

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus memperluas lapangan kerja di sektor informal. Melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker), warga lokal kini tak hanya disiapkan menjadi pekerja, tetapi juga didorong menjadi pemilik owner usaha mandiri.

Kepala Distransnaker Kukar, Dendy Irwan Fahriza, menjelaskan program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) ini memberikan pelatihan keterampilan selama lima hari sekaligus bantuan paket sarana usaha langsung kepada kelompok binaan.

“Kalau program job fair kemarin kita menyiapkan karyawan untuk sektor formal, nah program TKM ini fokus mencetak owner atau pemilik usaha mandiri di sektor informal,” ujar Dendy di Tenggarong, Selasa (6/10/2026).

Program ini telah berjalan di Kecamatan Muara Wis dengan fokus usaha perbengkelan motor, serta Samboja (Sembamban) untuk pertukangan mebel. Ke depan, program serupa akan diperluas ke Kecamatan Loa Kulu, Sebulu, hingga Tenggarong.

Dendy menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya melepas bantuan begitu saja. Pada bulan ketiga dan keempat, Distransnaker akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) untuk memastikan usaha warga tetap berjalan dan berdampak nyata.

Bagi kelompok usaha yang berkembang namun terkendala modal, Pemkab Kukar menyiapkan solusi lanjutan melalui akses pembiayaan Kredit Kukar Idaman Terbaik.

“Sasaran program ini murni warga lokal yang punya tekad berwirausaha. Kita kawal dari pelatihan, peralatan, sampai akses modal agar ekonomi masyarakat di kecamatan bisa tumbuh mandiri,” tuntasnya.

(hl/ya)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
@media print { .stream-item-above-post } }