Kemendagri Minta Daerah Percepat Serapan APBD, Kutim Optimistis Capai 95 Persen

Longtime.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar rapat koordinasi nasional secara virtual untuk mempercepat realisasi APBD 2025, Senin (17/11/2025). Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi mengikuti rapat tersebut bersama jajaran perangkat daerah.
Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, menyoroti rendahnya realisasi belanja daerah yang baru mencapai rata-rata 60 persen secara nasional, dengan sisa waktu hanya satu bulan. Ia meminta pemerintah daerah segera mempercepat proses dan memastikan capaian minimal setara dengan tahun 2024 yang berada pada angka 92 persen.

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Agus Fatoni, meminta daerah mulai menerapkan pola penyerapan anggaran sejak awal tahun, yaitu 20 persen pada triwulan pertama dan bertambah 30 persen di tiap triwulan berikutnya. Ia juga mewajibkan pembaruan laporan realisasi APBD setiap pekan.
“Kita perlu mendorong realisasi sejak awal tahun agar uang pemerintah beredar di masyarakat. Dengan demikian konsumsi meningkat, pembangunan bisa dimulai lebih awal, dan pelayanan publik lebih optimal. Ini juga akan meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat,” jelasnya.
Usai rapat, Wakil Bupati Mahyunadi mengakui serapan APBD Kutim baru mencapai sekitar 55 persen, namun optimistis dapat mencapai minimal 95 persen pada akhir tahun karena seluruh proyek kini berjalan serentak. Ia memastikan seluruh kegiatan prioritas terus dipacu dan dipantau. Pemerintah Kabupaten Kutim berkomitmen menindaklanjuti instruksi Kemendagri agar target serapan anggaran 2025 tercapai.
“Faktanya kita baru terserap sekitar 55 persen, tapi kita optimis. Karena seluruh proyek kini berjalan serentak, kami yakin anggaran akan terserap minimal 95 persen di akhir tahun,” ujar Mahyunadi. (adv/diskominfokutim/lt)



