Jamaah Termuda Berusia 18 Tahun, Bontang Berangkatkan 112 Calon Haji
BONTANG Tangis keluarga pecah di halaman Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Jumat (15/5/2026), ketika rombongan calon haji mulai meninggalkan lokasi. Lambaian tangan dari para pengantar mengiringi keberangkatan jamaah yang akan memulai perjalanan menuju Tanah Suci melalui Asrama Haji Balikpapan.
Prosesi pelepasan dipimpin langsung Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. Dalam kesempatan itu, dia mengingatkan seluruh jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Menurutnya, kesehatan menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar.
Selain itu, Agus Haris meminta para jamaah tidak segan untuk berkoordinasi dengan petugas maupun ketua rombongan apabila menghadapi kendala selama perjalanan maupun saat berada di Arab Saudi.
“Jika ada kesulitan jangan segan untuk bertanya dan berkoordinasi dengan koordinator rombongan,” ujarnya.
Dia juga menitipkan doa bagi Kota Bontang agar masyarakat dan pemerintah daerah senantiasa diberikan keberkahan dan keselamatan. Agus berharap seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah dengan baik dan kembali ke daerah dalam keadaan sehat serta menyandang predikat haji mabrur.
Pada musim haji tahun ini, sebanyak 112 jamaah asal Bontang diberangkatkan menuju Tanah Suci. Mereka terdiri atas 51 jamaah nomor urut porsi, dua jamaah prioritas lanjut usia, lima jamaah pendamping atau penggabungan, 38 jamaah cadangan, satu petugas PHD/TPHD, serta 15 jamaah mutasi masuk dari sejumlah daerah.
Berdasarkan jenis kelamin, terdapat 46 jamaah laki-laki dan 66 jamaah perempuan. Adinda Ali Rasyid Ridha yang berusia 18 tahun tercatat sebagai jamaah termuda, sementara jamaah tertua adalah Abu Ala yang telah berusia 80 tahun.
Sebanyak 111 jamaah tergabung dalam Kloter 14 Balikpapan, sedangkan seorang jamaah lainnya masuk dalam Kloter 17 bersama rombongan asal Solo. Seluruh jamaah diberangkatkan menggunakan tiga armada bus menuju Asrama Haji Balikpapan sebelum dijadwalkan terbang melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan pada Sabtu (16/5).
“Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran ibadah, dan kembali ke Bontang dengan predikat haji mabrur,” harap Agus Haris.
(hl/sr)



