Mahyunadi Dorong Organisasi Cetak Generasi Intelektual Kutim
KUTAI TIMUR — Dua puluh enam tahun bertahan dan berkembang menjadi catatan tersendiri bagi Himpunan Pelajar Mahasiswa Kutai Timur (HIPMA KT). Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mendorong organisasi tersebut tidak sekadar menjadi wadah berhimpunnya pelajar dan mahasiswa, tetapi juga konsisten mencetak generasi intelektual yang mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, saat menghadiri Hari Lahir (Harlah) ke-26 HIPMA KT di Ruang D’lounge Hotel Royal Victoria, Sangatta, Kamis malam (10/9/2026).
Mahyunadi mengatakan, HIPMA KT memiliki posisi penting dalam perjalanan pembangunan Kutai Timur. Dengan sembilan cabang yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia, organisasi tersebut dinilai memiliki ruang yang luas untuk membangun jaringan sekaligus meningkatkan kapasitas kader dan anggotanya.

Ia menyebut banyak tokoh yang pernah tumbuh dari HIPMA KT dan kemudian mengambil bagian dalam berbagai bidang pembangunan di Kutai Timur.
“HIPMA KT juga memiliki peran penting dalam setiap proses pembangunan yang dilakukan di Kutai Timur. Banyak tokoh yang lahir dari organisasi ini dan peran mereka juga sangat besar bagi pembangunan di Kutai Timur,” ujar Mahyunadi.
Menurutnya, usia 26 tahun menunjukkan HIPMA KT telah melewati perjalanan panjang sekaligus membuktikan kemampuan organisasi untuk mempertahankan eksistensinya. Kontribusi para kader maupun alumninya juga terus terlihat dalam berbagai sektor pembangunan di Kutai Timur yang kini memiliki 18 kecamatan.
Atas dasar itu, Mahyunadi memastikan Pemkab Kutim akan tetap memberikan perhatian terhadap keberlangsungan HIPMA KT. Ia berharap organisasi tersebut mampu menjadi ruang pembentukan sumber daya manusia yang mandiri, memiliki kapasitas, serta siap berkontribusi ketika kembali ke daerah.
“Ayo kita duduk bersama, kita rumuskan bagaimana caranya agar organisasi ini bisa terus berkembang. Apa yang kurang, sampaikan,” imbuhnya.
Mahyunadi juga berharap momentum Harlah ke-26 dapat memperkuat solidaritas internal HIPMA KT. Ia mendorong organisasi tersebut terus beradaptasi, memperluas kiprah, dan melahirkan generasi muda Kutim yang memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua HIPMA KT Theopilus mengatakan peringatan tahun ini mengusung tema “Merawat Memori, Merumuskan Masa Depan untuk Peradaban HIPMA KT yang Cemerlang.” Tema tersebut, kata dia, menjadi bagian dari upaya organisasi memperkuat jati diri sekaligus menegaskan perannya sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah.
Sejumlah agenda juga telah disiapkan HIPMA KT. Di antaranya Musyawarah Nasional yang direncanakan berlangsung di Malang, Jawa Timur, serta pelaksanaan latihan dasar kepemimpinan di masing-masing cabang.
Theopilus turut menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kutim atas dukungan yang selama ini diberikan kepada pelajar dan mahasiswa. Menurutnya, dukungan tersebut mencakup sejumlah kebijakan di bidang pendidikan, termasuk penyediaan sarana asrama dan program beasiswa.
Ia berharap sinergi antara HIPMA KT dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat sehingga organisasi mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi pendidikan, pengembangan kepemudaan, dan pembangunan Kutai Timur.



