Komisi A Bontang Imbau Orangtua Batasi Konsumsi MSG pada Anak
BONTANG – Anggota Komisi A DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan pola konsumsi makanan anak, termasuk membatasi penggunaan Monosodium Glutamate (MSG) dalam makanan sehari-hari.
Menurutnya, konsumsi MSG secara berlebihan berlebihan pada anak dapat memicu gangguan sistem saraf pusat, kerusakan sel otak, serta memicu gejala fisik seperti sakit kepala, badan lemas, dan mual. Risiko tersebut dinilai lebih rentan terjadi pada anak-anak karena sistem saraf mereka masih dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan.
“MSG ini harus hati-hati karena ada hubungannya dengan pertumbuhan anak dan saraf-saraf,” ujarnya. Ia mengatakan, perhatian terhadap asupan makanan anak, menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Meski demikian, Saeful menekankan perlunya kajian ilmiah dan edukasi yang tepat kepada masyarakat, agar orang tua tidak salah memahami informasi yang berkembang. Selain membatasi konsumsi makanan tertentu, ia juga mendorong orang tua untuk lebih aktif memantau pola makan anak.
Orang tua perlu lebih selektif memilih makanan, terutama makanan instan atau siap saji yang mengandung penyedap berlebihan.
“Orang tua harus menerapkan pola hidup sehat di lingkungan keluarga, kalau bisa dicontohkan biar anak mengikuti,” tegasnya. Ia menilai, kesadaran keluarga menjadi faktor penting dalam mendukung kualitas kesehatan anak sejak usia dini.
(sn/sr)



