Gubernur Rudy Mas’ud Klaim Gratispol Lampaui Kaltim Tuntas: Penerima Naik 2,5 Kali Lipat
Longtime.id – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, memaparkan perbandingan terbuka antara program pendidikan unggulannya, Gratispol, dengan Beasiswa Kaltim Tuntas pada era sebelumnya dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltim beberapa waktu lalu. Ia menegaskan kapasitas penerima Gratispol meningkat signifikan hingga 2,5 kali lipat.
Dalam penyampaiannya, Rudy menyebut program Gratispol dirancang menjangkau 158 ribu mahasiswa di seluruh Kalimantan Timur tanpa membedakan latar belakang suku, agama, gender, maupun etnis.
“Tahun ini kita targetkan 157.090 mahasiswa,” ujarnya di hadapan anggota dewan.
Angka tersebut dibandingkan dengan capaian Beasiswa Kaltim Tuntas dan Stimulan tahun 2023 pada masa kepemimpinan Isran Noor, yang tercatat menjangkau 28.213 mahasiswa.
Dari sisi anggaran, perbedaannya juga mencolok. Gratispol dialokasikan sebesar Rp813 miliar dalam satu tahun anggaran, sedangkan Kaltim Tuntas sebesar Rp365 miliar. Namun, rata-rata pembiayaan per mahasiswa justru lebih rendah pada program Gratispol, yakni sekitar Rp5,17 juta per mahasiswa, dibandingkan Rp12,94 juta pada program sebelumnya.
Rudy menilai skema tersebut membuat Gratispol lebih unggul secara kuantitas karena mampu menjangkau lebih banyak penerima dengan alokasi anggaran yang lebih efisien per mahasiswa.
Ia juga memastikan mekanisme penyaluran dilakukan langsung ke perguruan tinggi, bukan ke mahasiswa secara personal. Saat ini, terdapat 52 kampus di Kalimantan Timur, baik negeri maupun swasta, yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut. (red/red)



