Harga Cabai di Pasar Bontang Merangkak Naik, Sekilo Tembus Rp 90 Ribu
BONTANG – Sejumlah harga bahan pangan di Kota Bontang mulai mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Harga cabai tercatat melonjak hingga sekitar Rp90 ribu per kilogram, sementara telur juga ikut merangkak naik.
Di Pasar Seng Tanjung Limau misalnya, harga cabai menyentuh harga Rp 90 ribu per kilogramnya. Salah satu pedagang, Ino mengatakan lonjakan harga tersebut berpengaruh terhadap kebutuhan masyarakat saat Ramadan.
“Sekitar seminggu lalu, harga masih sekitar Rp 85 ribu per kilogram. Sekarang sudah naik lagi,” katanya kepada media ini.
Harga tersebut diperkuat hasil pemantauan Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3), harga cabai saat ini mencapai sekitar Rp90 ribu per kilogram di tingkat pedagang.
Selain cabai, harga telur juga mengalami kenaikan. Telur ukuran kecil yang sebelumnya dijual sekitar Rp50 ribu per sepiring kini naik menjadi sekitar Rp60 ribu.
Kepala Bidang DKP3 Bontang, Debora mengatakan kenaikan harga sejumlah komoditas menjelang lebaran merupakan kondisi yang kerap terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat.
Meski demikian, ia memastikan ketersediaan bahan pangan di pasar masih dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga hingga Idulfitri. “Stok bahan pangan secara umum masih aman, ketersediaannya masih mencukupi,” ujarnya.
Pemantauan harga dan pasokan bahan pangan tersebut dilakukan pada Kamis (05/03) lalu, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan stabilitas pasokan di pasar tradisional menjelang meningkatnya konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.
DKP3 Bontang juga akan terus melakukan monitoring secara berkala untuk mengantisipasi lonjakan harga yang lebih tinggi pada komoditas pangan tertentu.
(hl/sr)



