Dispora Kukar Ajak Perusahaan Swasta Bina Pembinaan Sepak Bola Daerah via Kutai Kartanegara FC
TENGGARONG – Bayangkan anak-anak desa di hulu Kukar yang dulu cuma main bola plastik kini latihan rutin dengan pelatih pro, nutrisi terjamin, dan tanding luar daerah—semua berkat kolaborasi epik pemerintah dan swasta! Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) buka lebar pintu bagi perusahaan besar—pertambangan, migas, perkebunan—untuk ikut Pembinaan Sepak Bola Daerah secara berkelanjutan, bukan sekadar CSR sesaat. Langkah ini jadi kunci jaga prestasi talenta muda sekaligus ringankan beban APBD.
Aji Ali Husni, Kepala Dispora Kukar, dengan visi jauh ke depan tekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk sepak bola—olahraga dengan basis massa terbesar di Kukar. Ia jelaskan, Dispora sudah fasilitasi kompetisi seperti Piala ASKAB dan turnamen antar-kecamatan sebagai “tambang emas” deteksi bakat—tapi untuk level intensif, butuh dukungan swasta.
“Kami ajak perusahaan besar aktif bina talenta muda—bukan cuma sponsor jersey, tapi program jangka panjang: pelatihan, nutrisi, turnamen nasional. Pembinaan Sepak Bola Daerah harus berkelanjutan, Kutai Kartanegara FC jadi wadah utama!” seru Aji Ali. Oleh karena itu, ia sorot potensi perusahaan di Kukar—seperti PT Pertamina atau perkebunan sawit—yang bisa alirkan dana CSR ke akademi bola, mirip model Persib atau Borneo FC.
Lebih lanjut, Aji Ali ungkap rencana konkrit: pertePembinaan Sepak Bola Daerah, Dispora Kukar, Kutai Kartanegara FC, CSR Perusahaan Kukar, ASKAB PSSI, Stadion Aji Imbut, Tenggarongmuan lintas sektor antara ASKAB PSSI Kukar, klub lokal, dan perusahaan untuk susun MoU terarah—dari bantuan lapangan latihan hingga beasiswa atlet pelajar. “Infrastruktur kami perbaiki lewat APBD—like renovasi Stadion Aji Imbut—tapi nutrisi, transport tanding, dan pelatih pro, kami harap swasta sokong. Ini win-win: perusahaan dapat branding, Kukar dapat juara!” tambahnya. Langkah ini selaras sukses Kukar FC yang lolos Liga 3 nasional 2025, butuh booster untuk naik kasta.
Dengan Pembinaan Sepak Bola Daerah model kolaborasi ini, Kukar siap lahirkan striker nasional dari akar rumput—seperti talenta PPLP yang wakili Kaltim di Popnas. “Kami fasilitasi pertemuan secepatnya—prestasi bola Kukar harus naik level, dari lokal ke nasional!” tegas Aji Ali.



