Atlet Muda Kukar Raih Emas Popnas 2025 di Jakarta, Dispora: Semangat Pembinaan Berjenjang Terbukti!
TENGGARONG – Sorak sorai kebanggaan menggema dari Jakarta hingga hulu Mahakam: atlet muda Kutai Kartanegara (Kukar) kembali ukir prestasi gemilang di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025! Dari 15 wakil yang dikirim, salah satu atlet putri berjaya rebut medali emas di cabang balap sepeda—bukti nyata kerja keras pembinaan berjenjang Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar. Event nasional di Gelora Bung Karno ini tak hanya tes kemampuan, tapi juga panggung lahirkan bintang masa depan dari pelosok Kaltim.
Aji Ali Husni, Kepala Dispora Kukar, tak bisa sembunyikan rasa syukur saat dapat kabar kemenangan. Ia ceritakan, kontingen muda ini wakili semangat Kukar Idaman—dari latihan pagi di Velodrome Tenggarong hingga tanding sengit di Jakarta. “Alhamdulillah, emas dari atlet putri balap sepeda ini jadi motivasi besar! Dari 15 atlet yang kami kirim ke Popnas 2025, prestasi ini bukti pembinaan usia pelajar kami on track—bukan keberuntungan, tapi hasil konsisten,” serunya dengan nada penuh haru.
Oleh karena itu, Aji Ali tekankan peran krusial Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) serta National Paralympic Committee (NPC) Kukar sebagai inkubator talenta. Sebagian besar peserta lahir dari sana: deteksi bakat di POPDA Kaltim XVII November lalu, yang kirim 238 atlet Kukar ke PPU, lalu lolos ke Popnas 2025 di Jakarta 1-15 November. “Pembinaan atlet pelajar fokus utama kami—dari cabor balap sepeda seperti Caezza Zabina Ramadhan yang wakili Kaltim, hingga tinju Pertina yang kirim 5 atlet ke Pra Popnas—semua berjenjang untuk harumkan nama Kukar,” tambahnya.
Lebih lanjut, cabang lain seperti atletik, bulutangkis, dan taekwondo juga beri perlawanan sengit di 23 cabor Popnas 2025—meski emas jadi sorotan, partisipasi 15 atlet ini sudah banggakan, selaras target Kaltim loloskan 9 atlet sepeda termasuk dari Kukar. “Kami komitmen kuatkan fasilitas dan pelatih pro—dari Velodrome standar internasional hingga kolaborasi KONI, supaya prestasi Kukar naik level provinsi ke nasional,” tegas Aji Ali. Bayangkan, emas ini bukan akhir—tapi api semangat untuk generasi selanjutnya, seperti pelepasan 238 atlet POPDA yang tekankan sportivitas dan karakter.



