Di Tengah Lesunya Sektor Batu Bara, Wabup Kubar Dorong Pemuda Wirausaha
SENDAWAR – Di tengah lesunya sektor pertambangan batu bara, Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani mendorong pemuda Kubar tidak lagi menggantungkan masa depan pada industri tambang. Ia menantang generasi muda beralih dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja, dalam Seminar Wirausaha Muda yang dibuka di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar, Selasa (9/6/2026).
“Anak-anak muda Kubar jangan hanya bercita-cita menjadi pencari kerja, tetapi harus berani bertransformasi menjadi pencipta lapangan kerja. Kita tidak boleh terus bergantung pada sektor batu bara. Potensi lokal yang kita miliki harus mampu dikelola dan dikembangkan sendiri oleh masyarakat Kubar,” ujar Nanang.
Seminar yang diinisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kubar itu mengangkat tema Meningkatkan Minat Anak Muda untuk Berwirausaha Menuju Kemandirian Ekonomi Daerah Melalui Potensi Lokal. Kegiatan ini diikuti 200 peserta berusia 16–30 tahun dari KNPI, Gerakan Pramuka, Karang Taruna, dan pelajar di Kecamatan Linggang Bigung, Barong Tongkok, Melak, dan Sekolaq Darat.
Nanang menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mendukung pertumbuhan UMKM dan penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan ekosistem kewirausahaan. Wirausaha, menurutnya, bukan sekadar mencari keuntungan tetapi tentang kemandirian, kreativitas, inovasi, dan keberanian menghadirkan solusi bagi masyarakat.
Ia mengingatkan kesuksesan berwirausaha tidak datang secara instan. Dibutuhkan proses, kerja keras, ketekunan, kesabaran, serta doa sebagai landasan dalam menjalankan usaha.
Nanang juga mendorong generasi muda memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran produk local seiring perkembangan teknologi yang telah mengubah pola perdagangan dan membuka peluang usaha lebih luas.
“Jangan takut gagal. Kegagalan adalah sekolah terbaik bagi seorang pengusaha. Jadikan seminar ini sebagai titik awal lahirnya produk-produk kreatif khas Kutai Barat yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” pesannya.
Kepala Dispora Kubar Gamas Lade mengatakan generasi muda perlu memiliki pola pikir terbuka terhadap perubahan zaman dan teknologi. Menjadi pengusaha, tegasnya, bukan hanya menguntungkan diri sendiri tapi juga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
“Generasi muda harus aktif, kreatif, inovatif, konstruktif, dan konsisten dalam membangun daerah. Jangan takut memulai dari langkah kecil karena kesuksesan membutuhkan proses, kesabaran, dan kerja keras yang berkelanjutan,” katanya.
Gamas juga menekankan pentingnya kolaborasi di era saat ini yang menuntut kerja sama antara pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan berbagai pihak lainnya.
Kabid Layanan Kepemudaan Dispora Kubar Mikael Dodik menjelaskan seminar ini bertujuan memberikan pemahaman tentang nilai-nilai kewirausahaan, membangun komitmen peserta mengikuti proses pembelajaran secara utuh, serta memperkuat sinergi pemangku kepentingan dalam pengembangan kewirausahaan pemuda.
Ketua KNPI Kubar Ferlita Ananda mengapresiasi dukungan Pemkab melalui Dispora yang menghadirkan ruang produktif bagi pemuda. Ia mengajak peserta memanfaatkan teknologi digital dan media sosial untuk menggali serta mempromosikan potensi lokal Kubar.
“KNPI siap menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi para pemuda untuk menyampaikan ide, gagasan, dan aspirasi. Dengan komunikasi dan kolaborasi yang baik, kita dapat bersama-sama membangun masa depan generasi muda Kubar yang lebih baik,” ujarnya.
(Adv/Diskominfo Kubar)



