ADVERTORIAL

Profit dan Kinerja Optimal, Pupuk Kaltim Raih TOP BUMN Awards 2022

Longtime. Id – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) raih penghargaan Outstanding Achievement in Profitability Ratio pada ajang Bisnis Indonesia TOP BUMN Awards 2022, atas pencapaian tingkat profitabilitas perusahaan berdasarkan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE).

Penghargaan diterima Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, dari Direktur Bisnis Indonesia Chamdan Purwoko di Luwansa Hotel Kuningan Jakarta, Selasa (13/12/2022).

Pupuk Kaltim dinilai sebagai salah satu perusahaan BUMN yang mampu meningkatkan produktivitas dalam mencapai profitabilitas terbaik, meski diadang berbagai tantangan dan krisis global seperti Covid-19 dua tahun terakhir. Dimana rasio profitabilitas dilihat dari laba bersih yang dihasilkan melalui kegiatan pokok perusahaan serta kemampuan memperoleh laba dengan ekuitas yang dimiliki.

“Penghargaan ini memotivasi Pupuk Kaltim terus berupaya maksimal meningkatkan kinerja menjadi perusahaan petrokimia terbaik di Indonesia, sehingga peran perusahaan kedepan makin berkontribusi terhadap perekonomian negara dan sektor pangan tanah air,” ujar Rahmad Pribadi.

Dijelaskannya, pencapaian kinerja keuangan Pupuk Kaltim dua tahun terakhir merupakan sejarah tertinggi dalam 45 tahun perjalanan perusahaan. Berbagai tantangan tak menyurutkan upaya Pupuk Kaltim untuk terus memacu produktivitas, hingga mampu meningkatkan profitabilitas maksimal dari capaian yang sebelumnya pernah di raih.

“Saat ini Pupuk Kaltim juga memiliki stok 108.917 ton urea bersubsidi dan 6.725 ton NPK formula khusus. Lalu pupuk non subsidi, sebesar 158.702 ton urea dan 38.073 NPK. Semua stok tersedia di gudang Pupuk Kaltim yang tersebar di berbagai wilayah,” papar Rahmad.

Dirinya menyebut, kinerja Pupuk Kaltim tidak lepas penerapan growth strategy yang berfokus pada tiga pilar utama. Diantaranya keunggulan operasional dan rantai pasok melalui efisiensi energi dan optimalisasi infrastruktur, keunggulan diversifikasi dengan mengembangkan bisnis di sektor hilirisasi petrokimia serta energi terbarukan, dan jangkauan pasar dengan peningkatan kapasitas domestik serta ekspansi di pasar global.

Hal itu pun ditunjang tiga keuntungan kompetitif yang mampu membuat Pupuk Kaltim lebih unggul dalam mencapai realisasi target. Yakni memiliki pabrik yang dapat diandalkan dengan konsumsi energi yang rendah, sehingga proses produksi menjadi lebih efisien dan kompetitif.

Selanjutnya Pupuk Kaltim memiliki lokasi strategis di Kota Bontang Kalimantan Timur, yang ditunjang fasilitas logistik dan greenport yang baik. Kehadiran greenport dapat menciptakan efisiensi di bidang produksi, sehingga rasio per ton pupuk dan produk lain yang dihasilkan semakin meningkat. Keunggulan tersebut pun didukung sumber daya manusia mumpuni, yang terdiri dari profesional terbaik di industri petrokimia.

“Dilandasi budaya kerja agile dan adaptif, Pupuk Kaltim semakin mampu menjawab tantangan dengan mengembangkan hilirisasi industri petrokimia berbasis renewable resources, guna mencapai dominasi pasar di wilayah Asia Pasifik melalui growth strategy,” lanjut Rahmad.

Sejalan dengan prinsip Environment, Social and Governance (ESG), Pupuk Kaltim pun mengembangkan berbagai terobosan untuk menjadi pionir dalam transisi energi hijau pada industri petrokimia di Indonesia.

Hal ini diwujudkan melalui kinerja sangat baik dalam pemanfaatan energi secara bertanggung jawab dan efisien, guna mendukung tercapainya target Nationally Determined Contribution (NDC).

Menurut Rahmad, Pupuk Kaltim tidak hanya dituntut lebih produktif tapi juga ramah terhadap lingkungan. Hal ini merupakan langkah Perusahaan untuk mencapai keseimbangan antara profit, people dan planet (3P), dengan menyeimbangkan profitabilitas dan upaya menjaga kelestarian lingkungan serta kontribusi sosial kemasyarakatan.

Komitmen tersebut direalisasikan melalui pengembangan EBT dengan berbagai inovasi seperti Green Asphalt, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap, hingga penggunaan motor listrik untuk aktivitas di lingkungan perusahaan. Selain itu juga ada program Community Forest dalam mendorong dekarbonisasi melalui sejumlah aksi nyata berbasis lingkungan, untuk mencapai target pengurangan emisi karbon hingga 32,50 persen di tahun 2030.

“Dari seluruh upaya yang direalisasikan, Pupuk Kaltim siap menciptakan masa depan baru demi pembangunan ekonomi yang lebih kuat dan mandiri. Didukung implementasi ESG sebagai motor penggerak arah bisnis dengan mengusung konsep ekonomi sirkular, melalui penerapan diversifikasi dan pengembangan usaha,” terang Rahmad Pribadi.

Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pupuk Kaltim bersama sejumlah BUMN lainnya dalam ajang TOP BUMN 2022, yang diharap dapat memacu produktivitas masing-masing perusahaan untuk meningkatkan kontribusi secara signifikan terhadap pembangunan, guna mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.

Dijelaskan Pahala Mansury, Kementerian BUMN saat ini tengah melakukan transformasi secara menyeluruh melalui perubahan budaya kerja berlandaskan AKHLAK, disamping klasterisasi untuk lebih memfokuskan kinerja pengembangan bisnis secara terarah.

Hal ini pun berimplikasi terhadap kinerja keuangan BUMN yang terus mengalami perbaikan, hingga mencapai kontribusi penerimaan negara sebesar Rp 1.198 Triliun dalam rentang waktu 2020 hingga kuartal III 2022.

“Selanjutnya adalah bagaimana kita menghadapi tantangan di tengah kondisi global melalui penguatan ketahanan pangan, ketahanan energi, health care, ketahanan digital hingga peningkatan inklusi keuangan disamping juga melakukan pengembangan infrastruktur,” papar Pahala Mansury.

Maka dari itu BUMN pun didorong tidak hanya sekadar menghasilkan laba secara signifikan, tapi juga melakukan transformasi dari sisi budaya kerja serta inovasi bisnis model, sekaligus mendorong pengembangan investasi di berbagai sektor.

Upaya tersebut sangat penting dalam menghadapi tantangan global seperti halnya dekarbonisasi, dimana industri pupuk termasuk berkontribusi paling besar terhadap emisi. Sehingga inovasi model bisnis perlu dilakukan, seperti transisi energi melalui sumber EBT dan memproduksi jenis pupuk lain seperti nano fertilizer yang didukung pengembangan teknologi terbarukan.

“Kita berharap dengan perubahan bisnis model dan risk management, BUMN kedepan bisa memiliki neraca yang semakin kuat dan sehat guna membangun organisasi yang lebih baik,” pungkas Pahala Mansury.(*/adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
@media print { .stream-item-above-post } }
news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

118000326

118000327

118000328

118000329

118000330

128000316

128000317

128000318

128000319

128000320

128000321

128000322

128000323

128000324

128000325

138000296

138000297

138000298

138000299

138000300

148000336

148000337

148000338

148000339

148000340

148000341

148000342

148000343

148000344

148000345

158000201

158000202

158000203

158000204

158000205

158000206

158000207

158000208

158000209

158000210

158000211

158000212

158000213

158000214

158000215

158000216

158000217

158000218

158000219

158000220

168000286

168000288

168000291

168000292

168000293

168000294

168000295

168000296

168000297

168000298

168000299

168000300

168000301

168000302

168000303

168000304

168000305

168000306

168000307

168000308

168000309

168000310

168000311

168000312

168000313

168000314

168000315

178000376

178000377

178000378

178000379

178000380

178000381

178000382

178000383

178000384

178000385

178000386

178000387

178000388

178000389

178000390

178000391

178000392

178000393

178000394

178000395

188000376

188000377

188000378

188000379

188000380

188000381

188000382

188000383

188000384

188000385

188000386

188000387

188000388

188000389

188000390

188000391

188000392

188000393

188000394

188000395

188000396

188000397

188000398

188000399

188000400

188000401

188000402

188000403

188000404

188000405

198000275

198000276

198000277

198000278

198000279

198000280

198000281

198000282

198000283

198000284

198000285

198000286

198000287

198000288

198000289

198000290

198000291

198000292

198000293

198000294

198000295

198000296

198000297

198000298

198000299

198000300

198000301

198000302

198000303

198000304

208000086

208000087

208000088

208000089

208000090

208000091

208000092

208000093

208000094

208000095

208000096

208000097

208000098

208000099

208000100

208000101

208000102

208000103

208000104

208000105

208000106

208000107

208000108

208000109

208000110

208000111

208000112

208000113

208000114

208000115

208000116

208000117

208000118

208000119

208000120

208000121

208000122

208000123

208000124

208000125

218000201

218000202

218000203

218000204

218000205

218000206

218000207

218000208

218000209

218000210

218000211

218000212

218000213

218000214

218000215

218000216

218000217

218000218

218000219

218000220

228000151

228000152

228000153

228000154

228000155

228000156

228000157

228000158

228000159

228000160

228000161

228000162

228000163

228000164

228000165

228000166

228000167

228000168

228000169

228000170

228000171

228000172

228000173

228000174

228000175

228000176

228000177

228000178

228000179

228000180

228000181

228000182

228000183

228000184

228000185

228000186

228000187

228000188

228000189

228000190

238000271

238000272

238000273

238000274

238000275

238000276

238000277

238000278

238000279

238000280

238000281

238000282

238000283

238000284

238000285

238000286

238000287

238000288

238000289

238000290

238000291

238000292

238000293

238000294

238000295

238000296

238000297

238000298

238000299

238000300

238000301

238000302

238000303

238000304

238000305

238000306

238000307

238000308

238000309

238000310

news-1701