Kukar Salurkan Cadangan Pangan untuk Warga Terdampak Kekeringan, Sumber Sari Disiapkan hingga 18 Ton

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan penyaluran cadangan pangan pemerintah bagi masyarakat yang terdampak kekeringan dan mengalami gagal panen, sejumlah wilayah kini menjalani proses verifikasi penerima agar bantuan dapat diberikan sesuai kebutuhan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Ananias, mengatakan meskipun kondisi ketahanan pangan daerah secara umum masih aman, masyarakat yang kehilangan hasil panen tetap membutuhkan intervensi pemerintah.
“Ketahanan pangan bukan hanya bicara wilayah secara makro aman, tetapi individu per individu juga harus dipastikan bisa mengakses pangan dengan aman, cukup, dan berkualitas,” ujar Ananias baru ini.

Ananias menyebut bantuan telah disalurkan kepada warga di Kelurahan Panji dengan jumlah sekitar 1,3 ton, berikutnya, penyaluran di Bonoragan sedang dipersiapkan dengan kebutuhan hampir dua ton.
Sementara itu, wilayah Sumber Sari menjadi salah satu lokasi dengan kebutuhan bantuan cukup besar. Berdasarkan pendataan awal, cadangan pangan yang disiapkan untuk wilayah tersebut diperkirakan mencapai 18 ton karena banyak warga mengalami gagal panen.
Selain itu, proses verifikasi juga berlangsung di Sungai Pimping, Loa Duri Seberang. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan warga terdampak terdata secara tepat sebelum bantuan disalurkan.
Menurut Ananias, proses verifikasi membutuhkan ketelitian karena pendataan penerima dilakukan berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Pemkab Kukar ingin memastikan seluruh warga yang berhak menerima bantuan tidak terlewatkan.
“Kami tidak mau ada yang tertinggal. Kalau sampai ada warga yang terdampak tetapi tidak terdata, tentu kasihan. Karena itu, verifikasi harus benar-benar cermat,” jelasnya.
Ia menambahkan, dampak kekeringan terhadap produksi pertanian Kukar secara keseluruhan dinilai tidak terlalu besar. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi kewajiban pemerintah untuk membantu warga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pangan akibat gagal panen.
Penyaluran cadangan pangan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus memastikan kebutuhan pangan mereka tetap terpenuhi selama menghadapi dampak kekeringan.
(hl/ya)



