NPL di Bawah 3 Persen, Pemkab Kukar Sinergikan Kredit Kukar Idaman dengan Program 100 Ribu Petani Produktif
TENGGARONG – Tingkat kredit macet atau Non-Performing Loan (NPL) program Kredit Kukar Idaman yang tercatat di bawah 3 persen menjadi modal bagi Pemkab Kutai Kartanegara untuk mengintegrasikannya dengan Program Stimulus 100 Ribu Petani, Peternak, dan Nelayan Produktif.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri usai kegiatan edukasi keuangan petani di Tenggarong, Jumat (25/9/2026).
Aulia mengungkapkan, laporan dari Bankaltimtara mencatat NPL Kredit Kukar Idaman berada di bawah 3 persen. Capaian ini dinilai membuktikan bahwa skema kredit tanpa jaminan dengan pola pembayaran menyesuaikan siklus panen tersebut tepat sasaran dan dikelola secara sehat.
![]()
“Laporan dari Bankaltimtara mencatat NPL kita di bawah 3 persen. Ini membuktikan program modal usaha tanpa agunan ini sangat dibutuhkan warga dan perputarannya berjalan sehat,” ujar Aulia.
Ia juga mengapresiasi kedisiplinan para petani, peternak, dan nelayan sebagai penerima manfaat dalam memanfaatkan fasilitas permodalan tersebut.
Ke depan, Pemkab Kukar akan menyinergikan Kredit Kukar Idaman Terbaik dengan salah satu dari 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik periode 2025-2030, yakni bantuan stimulus untuk 100 Ribu Petani, Peternak, dan Nelayan Produktif.
Menurut Aulia, integrasi dua program dedikasi itu tidak hanya memberikan akses modal, tetapi juga pendampingan intensif dan bantuan sarana produksi sejak awal masa tanam.
“Dengan pendampingan yang intensif, HPP bisa kita turunkan dan kapasitas produksi ditingkatkan. Ini jadi modal kuat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat tani yang berkelanjutan,” pungkasnya.
(hl/ya)



