PKK Kutim Diminta Turun ke Masyarakat, Bukan Sekadar Aktivitas Seremonial
SANGATTA – Pelantikan 11 Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan di Kutai Timur (Kutim) menjadi momentum penegasan gerakan PKK harus benar-benar menyentuh masyarakat. Organisasi tersebut didorong tidak hanya menjalankan agenda administratif, tetapi aktif menjadi penggerak pemberdayaan keluarga hingga tingkat desa.
Ketua TP PKK Kutim, Siti Robiah Ardiansyah menegaskan jabatan Ketua TP PKK merupakan amanah untuk memperkuat kesejahteraan keluarga melalui implementasi 10 Program Pokok PKK. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pengurus sebelumnya yang telah menuntaskan masa pengabdian maupun yang mengalami pergeseran wilayah tugas.
Namun ia mengingatkan, program pemberdayaan tidak boleh hanya berputar di lingkungan kantor kecamatan. Menurutnya, kepengurusan PKK harus lebih banyak melibatkan unsur masyarakat agar program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
“Gunakan staf kecamatan satu atau dua orang untuk membantu administrasi dan koordinasi. Tetapi esensi pemberdayaan harus melibatkan masyarakat langsung,” tegasnya.
Selain itu, ia mendorong PKK kecamatan membangun sinergi dengan sejumlah perangkat daerah, terutama yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan dan permukiman, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban. Siti Robiah menilai, jika PKK aktif dan layanan Posyandu berjalan optimal, maka dampaknya akan langsung dirasakan dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat di tingkat desa.
Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyinggung kemungkinan integrasi gerakan PKK dengan program nasional bertema kebersihan lingkungan yang disebutnya sebagai gerakan “ASRI”. Program tersebut dinilai sejalan dengan upaya membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan secara bersama.
“TP PKK kecamatan harus mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat, sehingga program pemberdayaan keluarga benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga di Kutai Timur.
Diketahui, 11 kecamatan yang dilantik kepengurusan barunya yakni Busang, Muara Bengkal, Muara Ancalong, Telen, Batu Ampar, Kombeng, Karangan, Sangkulirang, Bengalon, Rantau Pulung, dan Sangatta Selatan. (rh/mam)



