SMA 1 Samarinda Terapkan Program Sekolah Sehat

(istimewa).
Longtime.id – SMAN 1 Samarinda belum menjalankan program adiwiyata di sekolah, karenanya dikatakan Kepala SMAN 1 Samarinda, I Putu Suberata pihaknya memilih untuk mengolah program lain untuk meningkatkan potensi sekolah, adalah program sekolah sehat yang dipilih untuk dikembangkan dan prestasi SMAN 1 Samarinda dalam program ini tergolong baik karena dapat menembus kancah nasional.
I Putu Suberata mengatakan, untuk sekolah sehat tingkat provinsi, SMAN 1 Samarinda seringkali meraih juara dan menjadi perwakilan Kaltim ke tahap nasional, salah satunya tahun 2019 namun terhenti akibat covid.
“Kami sempat tembus ke nasional, tapi dibatalkan lombanya karena covid, namun programnya tetap kita jalankan hingga kini,” ungkap I Putu Suberata.
I Putu akrabnya disapa melanjutkan, terdapat beberapa indikator sekolah sehat, diantaranya anak-anak tidak banyak yang sakit, betah dan senang berada di sekolah, kemudian sekolahnya indah dan rapi, parit dan lainnya juga harus bersih.
I Putu menjelaskan, dalam program sekolah sehat segala sesuatu menjadi perhatian, termasuk makanan yang tersedia di kantin, terdapat beberapa produk yang tidak boleh diadakan di kantin sekolah, pihak SMAN 1 Samarinda sendiri telah memasang spanduk khusus untuk hal tersebut.
“Mi-mian, minuman saset, dan makanan yang mengandung pewarna kami tidak perbolehkan,” jelasnya.
Tak terbatas di makanan, merokok di area sekolah juga tak luput dari pantauan, karenanya pihak SMAN 1 Samarinda menetapkan kawasan sekolahnya adalah kawasan bebas asap rokok.
“Semuanya Kami tidak bolehkan, meskipun itu tamu datang dari luar, termasuk guru dan pegawai tata usaha juga tidak ada yang merokok,” pungkas I Putu Suberata. (ain/adv)



