Longtime.id – Kerja keras petani Desa Teluk Pandan akhirnya berbuah manis. Di tengah serangan hama tikus dan cuaca yang tak menentu, Kelompok Tani (Poktan) Guyub Rukun sukses memanen sekitar 6 ton jagung dari lahan seluas satu hektar.
Panen raya jagung yang digelar Kamis (12/02) kemarin, menjadi momentum syukur bagi sembilan anggota Poktan Guyub Rukun. Selama masa tanam, mereka harus berjibaku dengan berbagai kendala, mulai dari gangguan hama hingga perubahan cuaca yang memengaruhi pertumbuhan tanaman.
Ketua Poktan Guyub Rukun, Suraji, mengungkapkan hasil panen kali ini cukup memuaskan meski tidak sepenuhnya tanpa hambatan. “Alhamdulillah, estimasi panen sekitar 6 ton. Memang sempat ada serangan hama tikus dan cuaca yang kurang bersahabat, tapi berkat kerja sama anggota kelompok, hasilnya tetap bisa maksimal,” ujarnya.
Jagung varietas Hibrida F1 (Pertiwi 5) yang dipanen selanjutnya akan melalui proses pengeringan dan pemipilan sebelum dipasarkan. Tahapan tersebut penting untuk menjaga kualitas hasil panen agar memiliki nilai jual yang baik.
Suraji menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari kekompakan anggota kelompok yang saling membantu sejak proses penanaman, pemeliharaan, hingga panen. Ia berharap produktivitas dapat terus meningkat pada musim tanam berikutnya.
“Kami ingin terus belajar dan meningkatkan hasil. Harapannya ke depan bisa lebih baik lagi, baik dari sisi produksi maupun kualitas,” tambahnya. Bagi petani, panen kali ini bukan sekadar hasil produksi, melainkan bukti kerja keras dan gotong royong tetap menjadi kunci bertahan di tengah berbagai tantangan alam.
Dalam kegiatan panen tersebut, jajaran Polsek Teluk Pandan turut hadir memberikan pendampingan dan dukungan moral kepada petani sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Kehadiran aparat dinilai memberi semangat tambahan bagi para petani untuk terus mengoptimalkan lahan pertanian mereka. (rh/mam)



