Kapasitas Fiskal Jadi Pertimbangan, Anggaran Beasiswa Kukar 2027 Diusulkan Tetap

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengusulkan agar anggaran program beasiswa pada 2027 dipertahankan setara dengan alokasi tahun ini. Usulan tersebut mempertimbangkan proyeksi kapasitas fiskal daerah yang diperkirakan tidak jauh berbeda dari 2026.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setkab Kukar, Fathul Alamin, mengatakan pengajuan anggaran dilakukan secara realistis dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
“Untuk 2027, sementara kita usulkan tetap sesuai dengan jumlah yang ada tahun ini. Berdasarkan proyeksi Bappeda maupun BPKAD, kapasitas fiskal kita tidak jauh berbeda dengan tahun ini,” ujar Fathul, Selasa (3/11/2026).

Ia menyebutkan, total anggaran beasiswa yang telah disalurkan pada 2026 mencapai Rp21 miliar. Angka tersebut meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi anggaran maupun jumlah penerima.
Menurut Fathul, mempertahankan alokasi tersebut menjadi langkah yang dinilai sesuai dengan proyeksi kemampuan keuangan daerah. Dengan demikian, keberlanjutan program beasiswa tetap dapat diperhitungkan dalam perencanaan anggaran tahun mendatang.
Sementara itu, penyaluran beasiswa 2026 untuk kategori stimulan SMA, S1 dan pondok pesantren telah selesai. Beasiswa tematik tahap pertama juga telah disalurkan, sedangkan tahap kedua untuk tenaga kesehatan masih dalam persiapan.
Fathul menegaskan, anggaran beasiswa berbeda dengan alokasi belanja pendidikan sebesar 21 persen yang berada di Dinas Pendidikan. Program beasiswa memiliki penganggaran tersendiri di luar alokasi tersebut.
Besaran dan ketentuan program beasiswa Kukar sendiri mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2026.



