BERAU – Tiga nelayan asal Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, dilaporkan hilang kontak setelah melaut menuju rompon di perairan utara luar Pulau Derawan. Hingga lebih dari dua pekan sejak keberangkatan, ketiganya belum kembali ke darat maupun memberi kabar kepada keluarga.
Laporan hilangnya ketiga nelayan tersebut diterima aparat kepolisian, Jumat (06/03). Kabar itu pertama kali disampaikan oleh seorang warga bernama Salma yang merasa khawatir karena para nelayan tidak dapat dihubungi sejak berangkat melaut.
Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Amin Maulani membenarkan laporan tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan instansi terkait setelah menerima laporan dari keluarga.
“Benar, kami menerima laporan tiga warga yang hilang kontak saat melaut di perairan luar Pulau Derawan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ketiga nelayan yang dilaporkan hilang masing-masing Rapiuddin alias Gondrong (30), Sukri (22), dan Saparuddin (38). Mereka diketahui merupakan warga Jalan Pangeran Diguna RT 17, Tanjung Redeb.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiganya berangkat melaut dari Pelabuhan Kasai sejak Selasa (17/02) lalu, sekitar pukul 16.00 WITA, menggunakan kapal motor nelayan tanpa nama.
Kapal tersebut memiliki ciri berwarna biru putih, dilengkapi tenda di bagian belakang, serta diperkirakan memiliki tonase sekitar 16 ton.
Tujuan mereka adalah rompon yang berada sekitar 13 mil laut di bagian utara luar Pulau Derawan. Namun hingga laporan dibuat, para nelayan tersebut belum kembali dan tidak dapat dihubungi.
Polisi menyebut pencarian kini tengah dikoordinasikan bersama tim terkait, termasuk Basarnas, untuk memantau kemungkinan keberadaan kapal di wilayah perairan sekitar.
Di sisi lain, kondisi cuaca di perairan Kecamatan Pulau Derawan dilaporkan sedang kurang bersahabat, dengan gelombang tinggi dan cuaca yang berubah-ubah dalam beberapa hari terakhir.
Kepolisian pun mengimbau nelayan dan masyarakat pesisir agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut serta memastikan alat komunikasi dan perlengkapan keselamatan tersedia di kapal.
“Kami berharap ketiga nelayan tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Kapolsek.
(asr/mam)



