3.765 Data Sektoral Kutim Sudah Terinput di Portal Satu Data
SANGATTA – Penginputan data sektoral Kabupaten Kutai Timur (Kutim) hingga kini mencapai 3.765 indikator atau 97,3 persen dari total 3.870 indikator yang ditargetkan pada 2026.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim Ronny Bonar H Siburian mengatakan, data tersebut dihimpun dari 37 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai produsen data. Diskominfo Staper berperan sebagai walidata yang mengoordinasikan proses pengumpulan dan penginputan melalui Portal Satu Data Kutim.
“Capaian ini menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya capaian penginputan berada di angka 77,01 persen,” ujar Ronny belum lama ini.

Menurutnya, peningkatan capaian tersebut menunjukkan semakin baiknya komitmen OPD dalam menyediakan dan memperbarui data sektoral. Data yang terkumpul menjadi dasar penting dalam penyusunan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian program pembangunan.
Ronny menegaskan, Satu Data Daerah tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan administrasi pemerintahan. Data yang terintegrasi diperlukan agar kebijakan dan program pembangunan dapat disusun berdasarkan kondisi serta kebutuhan nyata di lapangan.
“Data yang berkualitas menjadi bagian penting dalam menentukan kebijakan dan program pembangunan, sehingga apa yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah,” jelasnya.
Selain menjadi acuan pemerintah, pengelolaan data yang terintegrasi diharapkan mendukung keterbukaan informasi publik. Masyarakat dapat memanfaatkan data untuk mengetahui kondisi, potensi, dan perkembangan pembangunan di Kutim.
Pemkab Kutim pun terus mendorong penguatan tata kelola data sektoral agar proses pembangunan semakin terukur, tepat sasaran, dan berbasis informasi yang akurat.
(sr/ya)



