Resmikan Aula SMKN 3 Sendawar, Rudy Mas’ud: Anak Kubar Jangan Jadi Penonton di Daerah Sendiri
SENDAWAR – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengingatkan generasi muda Kutai Barat agar tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya pembangunan dan melimpahnya potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah. Menurutnya, pelajar harus dipersiapkan menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu mengambil peran penting dalam pembangunan daerah di masa depan.
Pesan tersebut disampaikan Rudy saat meresmikan Aula SMK Negeri 3 Sendawar yang berlokasi di Kampung Ngenyan Asa, Kecamatan Barong Tongkok, Sabtu (4/7/2026). “Kepada anak-anakku semua, jadilah generasi yang unggul dan berkarakter. Kutai Barat akan sangat memerlukan kalian di masa depan,” ujarnya.

Rudy menegaskan, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, pendidikan harus mampu mencetak generasi yang memiliki kompetensi, karakter, dan keimanan yang kuat.
Ia menilai Kutai Barat memiliki peluang besar untuk berkembang karena didukung potensi sumber daya alam yang melimpah. Namun, kesempatan tersebut harus mampu dimanfaatkan oleh putra-putri daerah agar menjadi pelaku utama dalam berbagai sektor ekonomi.
“Jangan hanya menjadi penonton. Anak-anak Kutai Barat harus mampu menjadi pelaku pembangunan dan mengambil peluang yang ada di daerahnya sendiri,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy meresmikan Aula SMK Negeri 3 Sendawar yang dibangun menggunakan anggaran sebesar Rp4,7 miliar. Kehadiran fasilitas baru itu diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi siswa.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, Armin, menjelaskan SMK Negeri 3 Sendawar saat ini memiliki 443 peserta didik yang terbagi dalam 16 rombongan belajar.
Sekolah tersebut didukung 34 tenaga pengajar yang terdiri atas 12 guru PNS dan 22 guru PPPK, serta tiga tenaga kependidikan. “SMK Negeri 3 Sendawar memiliki tiga kompetensi keahlian, yakni Teknik Alat Berat, Teknik Kendaraan Ringan, dan Desain Permodelan serta Informasi Bangunan,” jelasnya.
Selain aula baru, sekolah juga telah dilengkapi berbagai sarana penunjang pendidikan, mulai dari bengkel praktik, laboratorium, ruang kelas, perpustakaan, ruang UKS, ruang guru, hingga ruang praktik siswa. Data penelusuran lulusan menunjukkan tren positif. Pada 2023, sebanyak 45,39 persen lulusan terserap ke dunia kerja, 23,17 persen berwirausaha, dan 31,42 persen melanjutkan pendidikan.
Tahun 2024, angka lulusan yang bekerja meningkat menjadi 51,38 persen, sementara 19,29 persen berwirausaha dan 29,31 persen melanjutkan studi. Sedangkan pada 2025, sebanyak 50,06 persen lulusan bekerja, 20,30 persen berwirausaha, dan 29,62 persen melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Usai meresmikan aula, Gubernur meninjau sejumlah ruang praktik siswa yang dilengkapi mesin, alat berat, dan berbagai peralatan pendukung pembelajaran kejuruan. Kunjungan tersebut turut didampingi Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, para asisten Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta pimpinan perangkat daerah terkait.
(Adv/Diskominfo Kubar)



