KUTAI BARAT

Duta GenRe 2026 Disiapkan Jadi Agen Perubahan Remaja Kubar

SENDAWAR – Sebanyak 40 finalis dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kutai Barat bersaing dalam Grand Final Apresiasi Duta Generasi Berencana (GenRe) Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Barong Tongkok, Rabu (17/6/2026). Ajang ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyiapkan generasi muda yang mampu menjadi teladan sekaligus agen perubahan di tengah masyarakat.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kutai Barat tersebut tidak hanya mencari figur remaja berprestasi, tetapi juga generasi muda yang memiliki kepedulian sosial, kemampuan kepemimpinan, dan wawasan tentang perencanaan kehidupan berkeluarga.

Dalam sambutan Bupati Kutai Barat Frederick Edwin yang dibacakan Plh Sekretaris Daerah Yuli Permata Mora, ditegaskan bahwa Program GenRe merupakan salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi berbagai tantangan masa depan.

“Melalui Duta GenRe, kami ingin melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan kepemimpinan, serta semangat untuk menginspirasi dan mengajak teman-temannya menjalani kehidupan yang lebih terencana,” ujarnya.

Menurutnya, remaja saat ini dihadapkan pada berbagai persoalan yang semakin kompleks, mulai dari pernikahan usia anak, penyalahgunaan narkotika, masalah kesehatan mental, hingga pengaruh perkembangan teknologi dan media sosial yang sangat cepat.

Karena itu, generasi muda dituntut tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kemampuan beradaptasi, dan kecakapan dalam mengambil keputusan yang tepat.

Yuli menambahkan, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Peran remaja dinilai sangat penting dalam menciptakan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera di masa mendatang.

Selain itu, generasi muda juga diharapkan turut berkontribusi dalam berbagai program pembangunan, termasuk percepatan penurunan stunting melalui peningkatan kesadaran tentang kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi, dan perencanaan kehidupan berkeluarga sejak dini.

Plt Kepala Dinas P2KBP3A Kutai Barat, Seri Wahyuni, berharap para finalis memanfaatkan ajang tersebut sebagai ruang belajar untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperluas wawasan.

“Siapa pun yang nantinya terpilih, kami berharap mampu menjadi representasi remaja Kutai Barat yang berintegritas, berwawasan luas, memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial, dan siap menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, Yesi Alexander, menjelaskan bahwa pemilihan Duta GenRe merupakan bagian dari penguatan program yang bertujuan meningkatkan partisipasi remaja dalam pembangunan.

Melalui ajang tersebut, pemerintah berharap lahir figur-figur muda yang mampu menyuarakan isu kependudukan, kesehatan remaja, dan pembangunan keluarga, sekaligus menjadi contoh positif bagi generasi muda di Kutai Barat.

(Adv/Diskominfo Kubar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
@media print { .stream-item-above-post } }