Soal LPPD, Peringkat Bontang Masih di Posisi 40
Wakil Walikota Dorong Perbaikan Kinerja Pemerintahan
BONTANG – Pemerintah Kota Bontang mulai berbenah setelah capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah masih berada di peringkat ke-40 secara nasional. Wakil Wali Kota Bontang meminta seluruh perangkat daerah memperbaiki kualitas laporan dan kinerja agar posisi tersebut dapat meningkat.
Wakil Walikota Bontang meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan pembenahan, khususnya dalam penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2025. “Posisi kita masih di peringkat 40. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus kita perbaiki,” ujarnya, Kamis (05/03).
Ia menegaskan pemerintah kota perlu memasang target lebih tinggi agar capaian kinerja daerah dapat meningkat pada penilaian berikutnya. Untuk mendorong perbaikan tersebut, pemerintah kota akan memfokuskan perhatian pada sejumlah indikator utama yang memengaruhi penilaian kinerja daerah.
Beberapa indikator itu di antaranya kondisi infrastruktur jalan, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di sektor pendidikan dan kesehatan, tingkat kemiskinan serta pengangguran, hingga tindak lanjut atas rekomendasi hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Selain itu, pengawasan internal terhadap dokumen yang disiapkan OPD juga akan diperketat.
“Saya minta sebelum evaluator datang, Inspektorat melakukan uji petik terhadap dokumen yang disiapkan OPD. Dengan begitu kita bisa mengetahui bagian mana yang masih perlu diperbaiki,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan masih ada waktu bagi perangkat daerah untuk melakukan penyempurnaan laporan. Karena itu, seluruh OPD diminta menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas dokumen sekaligus kinerja daerah.
“Yang diperlukan yakni pembenahan, supaya dapat mendorong peningkatan posisi daerah dalam penilaian penyelenggaraan pemerintahan pada periode berikutnya. Dan tidak lagi berada di posisi ke-40,” tegasnya.
(hl/sr)



