Kencang77smm panel murahKencang77 Heylinkprediksi togel akuratprediksi togel kencang77prediksi togel terbarupengeluaran togelhttps://www.zeverix.comBerita 2026010001Berita 2026010002Berita 2026010003Berita 2026010004Berita 2026010005Berita 2026010006Berita 2026010007Berita 2026010008Berita 2026010009Berita 2026010010Berita 2026010011Berita 2026010012Berita 2026010013Berita 2026010014Berita 2026010015Berita 2026010016Berita 2026010017Berita 2026010018Berita 2026010019Berita 2026010020Berita 2026010021Berita 2026010022Berita 2026010023Berita 2026010024Berita 2026010025Berita 2026010026Berita 2026010027Berita 2026010028Berita 2026010029Berita 2026010030smm murahsmm indonesiasmm panelsmm terpercayasmm internasionalslot gacorslot onlineslot gacor hari iniBerita Perpustakaan 2320141Berita Perpustakaan 2320142Berita Perpustakaan 2320143Berita Perpustakaan 2320144Berita Perpustakaan 2320145Berita Perpustakaan 2320146Berita Perpustakaan 2320147Berita Perpustakaan 2320148Berita Perpustakaan 2320149Berita Perpustakaan 2320150Berita Perpustakaan 2320151Berita Perpustakaan 2320152Berita Perpustakaan 2320153Berita Perpustakaan 2320154Berita Perpustakaan 2320155Berita Perpustakaan 2320156Berita Perpustakaan 2320157Berita Perpustakaan 2320158Berita Perpustakaan 2320159Berita Perpustakaan 2320160News Daily 26020001News Daily 26020002News Daily 26020003News Daily 26020004News Daily 26020005News Daily 26020006News Daily 26020007News Daily 26020008News Daily 26020009News Daily 26020010News Daily 26020011News Daily 26020012News Daily 26020013News Daily 26020014News Daily 26020015News Daily 26020016News Daily 26020017News Daily 26020018News Daily 26020019News Daily 26020020News Daily 26020021News Daily 26020022News Daily 26020023News Daily 26020024News Daily 26020025News Daily 26020026News Daily 26020027News Daily 26020028News Daily 26020029News Daily 26020030Daily News 26020001Daily News 26020002Daily News 26020003Daily News 26020004Daily News 26020005Daily News 26020006Daily News 26020007Daily News 26020008Daily News 26020009Daily News 26020010Daily News 26020011Daily News 26020012Daily News 26020013Daily News 26020014Daily News 26020015Daily News 26020016Daily News 26020017Daily News 26020018Daily News 26020019Daily News 26020020Daily News 26020021Daily News 26020022Daily News 26020023Daily News 26020024Daily News 26020025Daily News 26020026Daily News 26020027Daily News 26020028Daily News 26020029Daily News 26020030Berita 260066Berita 260067Berita 260068Berita 260069Berita 260070Berita 260071Berita 260072Berita 260073Berita 260074Berita 260075Berita 260076Berita 260077Berita 260078Berita 260079Berita 260080Berita 260081Berita 260082Berita 260083Berita 260084Berita 260085Berita 260086Berita 260087Berita 260088Berita 260089Berita 260090Update 30060001Update 30060002Update 30060003Update 30060004Update 30060005Update 30060006Update 30060007Update 30060008Update 30060009Update 30060010Update 30060011Update 30060012Update 30060013Update 30060014Update 30060015Update 30060016Update 30060017Update 30060018Update 30060019Update 30060020Update 30060021Update 30060022Update 30060023Update 30060024Update 30060025Update 30060026Update 30060027Update 30060028Update 30060029Update 30060030News ID 260208001News ID 260208002News ID 260208003News ID 260208004News ID 260208005News ID 260208006News ID 260208007News ID 260208008News ID 260208009News ID 260208010News ID 260208011News ID 260208012News ID 260208013News ID 260208014News ID 260208015News ID 260208016News ID 260208017News ID 260208018News ID 260208019News ID 260208020News ID 260208021News ID 260208022News ID 260208023News ID 260208024News ID 260208025News ID 260208026News ID 260208027News ID 260208028News ID 260208029News ID 260208030Berita Ilmiah Indonesia 80126Berita Ilmiah Indonesia 80127Berita Ilmiah Indonesia 80128Berita Ilmiah Indonesia 80129Berita Ilmiah Indonesia 80130Berita Ilmiah Indonesia 80131Berita Ilmiah Indonesia 80132Berita Ilmiah Indonesia 80133Berita Ilmiah Indonesia 80134Berita Ilmiah Indonesia 80135Berita Ilmiah Indonesia 80141Berita Ilmiah Indonesia 80142Berita Ilmiah Indonesia 80143Berita Ilmiah Indonesia 80144Berita Ilmiah Indonesia 80145Berita Ilmiah Indonesia 80146Berita Ilmiah Indonesia 80147Berita Ilmiah Indonesia 80148Berita Ilmiah Indonesia 80149Berita Ilmiah Indonesia 80150Berita UMKM 260208031Berita UMKM 260208032Berita UMKM 260208033Berita UMKM 260208034Berita UMKM 260208035Berita UMKM 260208036Berita UMKM 260208037Berita UMKM 260208038Berita UMKM 260208039Berita UMKM 260208040Berita UMKM 260208041Berita UMKM 260208042Berita UMKM 260208043Berita UMKM 260208044Berita UMKM 260208045Berita UMKM 260208046Berita UMKM 260208047Berita UMKM 260208048Berita UMKM 260208049Berita UMKM 260208050Berita UMKM 260208051Berita UMKM 260208052Berita UMKM 260208053Berita UMKM 260208054Berita UMKM 260208055Berita UMKM 260208056Berita UMKM 260208057Berita UMKM 260208058Berita UMKM 260208059Berita UMKM 260208060Berita Ende 60031Berita Ende 60032Berita Ende 60033Berita Ende 60034Berita Ende 60035Berita Ende 60036Berita Ende 60037Berita Ende 60038Berita Ende 60039Berita Ende 60040Berita Ende 60041Berita Ende 60042Berita Ende 60043Berita Ende 60044Berita Ende 60045Berita Ende 60046Berita Ende 60047Berita Ende 60048Berita Ende 60049Berita Ende 60050Berita Ende 60051Berita Ende 60052Berita Ende 60053Berita Ende 60054Berita Ende 60055Berita Ende 60056Berita Ende 60057Berita Ende 60058Berita Ende 60059Berita Ende 60060Berita Ilmiah Indonesia 80151Berita Ilmiah Indonesia 80152Berita Ilmiah Indonesia 80153Berita Ilmiah Indonesia 80154Berita Ilmiah Indonesia 80155Berita Ilmiah Indonesia 80156Berita Ilmiah Indonesia 80157Berita Ilmiah Indonesia 80158Berita Ilmiah Indonesia 80159Berita Ilmiah Indonesia 80160Berita Ilmiah Indonesia 80161Berita Ilmiah Indonesia 80162Berita Ilmiah Indonesia 80163Berita Ilmiah Indonesia 80164Berita Ilmiah Indonesia 80165Berita Ilmiah Indonesia 80166Berita Ilmiah Indonesia 80167Berita Ilmiah Indonesia 80168Berita Ilmiah Indonesia 80169Berita Ilmiah Indonesia 80170Berita Ilmiah Indonesia 80171Berita Ilmiah Indonesia 80172Berita Ilmiah Indonesia 80173Berita Ilmiah Indonesia 80174Berita Ilmiah Indonesia 80175Berita Ilmiah Indonesia 80176Berita Ilmiah Indonesia 80177Berita Ilmiah Indonesia 80178Berita Ilmiah Indonesia 80179Berita Ilmiah Indonesia 80180Berita Ende 60061Berita Ende 60062Berita Ende 60063Berita Ende 60064Berita Ende 60065Berita Ende 60066Berita Ende 60067Berita Ende 60068Berita Ende 60069Berita Ende 60070Berita Ende 60071Berita Ende 60072Berita Ende 60073Berita Ende 60074Berita Ende 60075Berita Ende 60076Berita Ende 60077Berita Ende 60078Berita Ende 60079Berita Ende 60080Berita Ende 60081Berita Ende 60082Berita Ende 60083Berita Ende 60084Berita Ende 60085Berita Ende 60086Berita Ende 60087Berita Ende 60088Berita Ende 60089Berita Ende 60090Berita UMKM 260208061Berita UMKM 260208062Berita UMKM 260208063Berita UMKM 260208064Berita UMKM 260208065Berita UMKM 260208066Berita UMKM 260208067Berita UMKM 260208068Berita UMKM 260208069Berita UMKM 260208070Berita UMKM 260208071Berita UMKM 260208072Berita UMKM 260208073Berita UMKM 260208074Berita UMKM 260208075Berita UMKM 260208076Berita UMKM 260208077Berita UMKM 260208078Berita UMKM 260208079Berita UMKM 260208080Berita UMKM 260208081Berita UMKM 260208082Berita UMKM 260208083Berita UMKM 260208084Berita UMKM 260208085Berita UMKM 260208086Berita UMKM 260208087Berita UMKM 260208088Berita UMKM 260208089Berita UMKM 260208090
SAMARINDA

Legalisasi Pungutan Liar Dibungkus Program Sumbangan

Perwali Nomor 88 Tahun 2025 Dinilai Melanggar Hak Kesejahteraan ASN

Longtime.id – Kami Koalisi Anti Pungli yang terdiri dari LBH Samarinda, Pokja 30 Kaltim dan Nugal Institute menolak keras Perwali Samarinda 88/2025 tentang Fasilitasi Pengumpulan dan Pengelolaan Sumbangan Dana Gotong Royong untuk Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial di Lingkungan Pemerintah Daerah, karena merupakan bentuk legalisasi Pungli yang bertentangan dengan perlindungan hak atas penghasilan dan hak atas kesejahteraan sosial, serta berpotensi kuat menciptakan ruang bagi penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, dan konflik kepentingan di lingkungan Pemkot Samarinda.

Berdasarkan Perwali yang diberlakukan tanggal 2 Januari 2026 itu, Pemkot Samarinda berwenang untuk memungut sumbangan dana gotong royong bagi ASN, pegawai BUMD, hingga pemangku kepentingan terkait di wilayah Kota Samarinda. Lebih lanjut, bagi mereka yang tidak bersedia untuk menyumbang, diharuskan mengisi Surat Pernyataan Tidak Bersedia yang memuat identitas pribadi, unit kerja, alasan tidak bersedia, hingga sampai kapan tidak memberikan sumbangan.

Menurut Perwali itu, dana yang terkumpul, dikelola oleh unit Pengelola Sumbangan Dana Gotong Royong yang dibentuk dan mendapatkan dana operasional dengan Keputusan Wali Kota. Penyalurannya pun, juga harus melalui persetujuan tertulis Wali Kota, dengan pengawasan dan pertanggungjawaban yang sepenuhnya menjadi wilayah Pemkot, tanpa adanya pengawasan dari DPRD.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dalam keterangannya kepada media menyatakan bahwa penarikan iuran di internal pemerintah bersifat sukarela dan tidak memaksa. Meskipun demikian, kegelisahan publik khususnya dari kalangan ASN dan pegawai BUMD tetap terjadi karena Perwali itu berkaitan langsung dengan hak atas upah yang adil bagi mereka.

Atas temuan itu, maka kami berpandangan sebagai berikut:

Pertama, Perwali Samarinda 88/2025 bertentangan dengan Kewajiban Pemkot Samarinda untuk menghormati, melindungi, dan memenuhi Hak atas Kesejahteraan Sosial serta Hak atas Upah yang Adil

Berdasarkan Pasal 28D Ayat (2) UUD NRI 1945, Pasal 38 Ayat (4) UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM, dan Pasal 7 Kovenan Internasional tentang Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya (Ekosob), Hak atas Upah yang Adil termasuk bagian dari HAM yang harus dilindungi dan dipenuhi oleh Pemkot Samarinda. Perwali tersebut, oleh karenanya bertentangan dengan prinsip perlindungan Hak atas Upah yang Adil, sebab “Kesukarelaan” dalam hubungan kerja mustahil hadir sepenuhnya akibat dari adanya relasi kuasa. Ditambah, ketika kebijakan itu diformalkan secara struktural dan kelembagaan.

Hak atas Kesejahteraan Sosial, juga merupakan tanggung jawab negara termasuk bagi Pemkot Samarinda, berdasarkan Pasal 28H UUD NRI 1945, Pasal 41 UU HAM, dan Pasal 9 Kovenan Internasional tentang Hak Ekosob. Pemkot Samarinda, oleh karena itu seharusnya memaksimalkan penggunaan dana keuangan daerah/APBD sebagai bentuk pelaksanaan tugas pemerintah untuk memajukan kesejahteraan sosial. Persoalannya, Perwali itu menunjukkan hasrat Pemkot Samarinda untuk menggeser beban tanggung jawab pemerintah ke kantong pribadi para ASN dan pegawai BUMD melalui dalih “Gotong Royong.”

Kedua, Perwali Samarinda 88/2025 bertentangan dengan prinsip pembatasan kekuasaan dan berisiko tinggi memunculkan praktik korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan konflik kepentingan.

Salah satu prinsip utama negara hukum adalah pembatasan kekuasaan, sebagaimana berdasarkan Pasal 1 Ayat (3) UUD NRI 1945. Persoalannya, Perwali Samarinda 88/2025 justru menunjukkan pelanggaran berat terhadap prinsip tersebut, karena memusatkan kewenangan Walikota sebagai regulator, pelaksana, hingga pengawas, dalam pengelolaan hasil sumbangan dana gotong royong.

Lebih lanjut, Pemkot Samarinda seharusnya hanya berwenang untuk melakukan pengaturan, pengawasan, pemberian izin, serta fasilitator, bukan sebagai penyelenggara langsung pengumpulan sumbangan dana bantuan, berdasarkan Pasal 3 UU 9/1961 tentang Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) dan Pasal 3 Permensos 8/2021 tentang Penyelenggaraan PUB.

Kata “Fasilitasi” dalam Perwali itu, juga hanyalah kedok untuk melegalisasi Pungli, karena Pemkot Samarinda justru diposisikan bukan menjadi fasilitator, melainkan penyelenggara sekaligus pengawas langsung atas pengelolaan sumbangan dana bantuan, lewat pembentukan Unit Pengelola. Ditambah dengan penggunaan infrastruktur dan dana operasional negara, bagi unit pengelola yang notabenenya tidak bekerja untuk mengelola dana negara, menghasilkan penilaian Kami bahwa Perwali Samarinda 88/2025 merupakan bentuk pelampauan kekuasaan yang melanggar peraturan perundang-undangan lebih tinggi.

Perwali Samarinda 88/2025, juga tidak memiliki ketentuan yang menjamin hadirnya kontrol serta pengawasan dari publik dan lembaga negara eksternal pada proses pengelolaan dan penyaluran sumbangan dana. Berdasarkan Pasal 7 dan Pasal 10 Perwali itu, Wali Kota Samarinda diposisikan sebagai Pengarah Unit Pengelola, sekaligus pemberi persetujuan tertulis bagi pemohon bantuan. Besarnya kekuasaan Walikota Samarinda dan hadirnya ruang gelap yang sulit untuk dikontrol, pada akhirnya dapat menyuburkan praktik korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan konflik kepentingan.

Ketiga, Perwali Samarinda 88/2025 bertentangan dengan asas kepastian hukum, asas tidak menyalahgunakan wewenang, dan asas ketidakberpihakan

Pemkot Samarinda wajib untuk tunduk pada Asas-asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB) sebagaimana berdasarkan Pasal 7 Ayat (1) Jo. Pasal 10 Ayat (1) UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, dan Pasal 344 Ayat (2) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Perwali Samarinda 88/2025, sayangnya memperlihatkan tindakan Pemkot Samarinda yang secara berani dan terang-terangan, melanggar asas kepastian hukum, asas tidak menyalahgunakan wewenang, dan asas ketidakberpihakan.

Pelanggaran terhadap Asas Ketidakberpihakan, hadir lewat Surat Pernyataan Penolakan yang lebih menekan, karena memuat kolom “Sampai kapan tidak ikut menyumbang.” Desain itu, mencerminkan pemaksaan dan tekanan psikis supaya seluruh subjek pengumpulan mau memberikan sumbangan. Perwali itu, juga memuat pasal karet melalui hadirnya Pasal 6 Ayat (2) yang memiliki frasa “…tambahan penghasilan dengan menggunakan istilah lainnya.” Hasilnya, terjadi pelanggaran terhadap asas kepastian hukum, karena adanya ketidakjelasan mengenai penghasilan apa saja yang dapat dimintakan sumbangan.

Lebih lanjut, secara keseluruhan Perwali Samarinda 88/2025 merupakan wujud pelanggaran Pemkot Samarinda terhadap asas penyalahgunaan wewenang, karena Pemkot sendiri bukan merupakan pihak yang dapat menjadi penyelenggara langsung PUB sebagaimana berdasarkan UU PUB dan Permensos Penyelenggaraan PUB, yang telah diuraikan sebelumnya. (red/mam)

Berdasarkan uraian-uraian di atas, maka Kami menuntut Wali Kota Samarinda, untuk;

  1. Mencabut sepenuhnya Perwali 88/2025 tentang Fasilitasi Pengumpulan dan Pengelolaan Sumbangan Dana Gotong Royong untuk Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial di Lingkungan Pemerintah Daerah;
  2. Memaksimalkan Pemanfaatan APBD untuk mendorong pemajuan Hak atas Kesejahteraan Sosial di wilayah Kota Samarinda;
  3. Membuka data keseluruhan mengenai jumlah sumbangan yang terkumpul kepada publik dan mengembalikannya kepada seluruh pihak yang telah memberikan sumbangan tersebut;
  4. Meminta maaf kepada publik dan menjamin tidak akan berulangnya upaya legalisasi Pungli di lingkungan Pemkot Samarinda.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
@media print { .stream-item-above-post } }
news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

128000326

128000327

128000328

128000329

128000330

128000331

128000332

128000334

128000335

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

148000346

148000347

148000348

148000349

148000350

148000351

148000352

148000353

148000354

148000355

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

168000317

168000318

168000320

168000322

168000324

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

178000401

178000405

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

228000191

228000192

228000193

228000194

228000196

228000197

228000198

228000199

228000200

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

news-1701