NASIONAL

Ketika Pena jadi Barang Mewah

JPPI: Abaikan Konstitusi dan Salah Alokasi Anggaran Pendidikan

Longtime.id – Kematian tragis seorang siswa Sekolah Dasar di Nusa Tenggara Timur pada 29 Januari 2026 bukan sekadar peristiwa duka, melainkan potret telanjang kegagalan negara memenuhi hak paling dasar anak: pendidikan. Dugaan bahwa korban mengakhiri hidup karena tak sanggup membeli buku dan pena menjadi alarm keras atas mahalnya sekolah di negeri yang mengklaim anggaran pendidikan terus meningkat.

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menilai peristiwa ini sebagai bukti runtuhnya sistem perlindungan hak anak, terutama bagi keluarga miskin yang terhimpit biaya pendidikan sejak jenjang paling dasar.

“Di tengah klaim pemerintah soal anggaran pendidikan yang terus naik, realitasnya seorang anak bisa kehilangan nyawa hanya karena tidak mampu membeli buku dan pena,” kata Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji.

JPPI menegaskan, tragedi ini sekaligus membantah narasi pejabat negara yang menyebut anak putus sekolah karena alasan sepele. Pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang menyebut faktor utama putus sekolah adalah karena “tidak bisa jajan” dinilai sesat dan mencederai akal sehat publik.

“Kasus di NTT ini membungkam narasi tersebut. Anak-anak bukan menyerah karena tak bisa jajan di kantin, tapi karena biaya pendidikan yang mencekik,” tegas Ubaid.

Ironisnya, pemerintah di satu sisi menggembar-gemborkan program Wajib Belajar 13 Tahun, namun di sisi lain gagal memastikan biaya pendidikan benar-benar ditanggung negara. “Jika sekolah diwajibkan, lalu siapa yang membayar?” sindir Ubaid.

JPPI menilai akar persoalan terletak pada pengabaian amanat konstitusi. Pasal 31 UUD 1945, Pasal 34 ayat (2) UU Sisdiknas, serta Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 3/PUU-XXII/2024 secara tegas mewajibkan negara membiayai pendidikan dasar tanpa pungutan. Namun dalam praktiknya, beban biaya justru dilempar ke orang tua murid.

“Ketika seorang anak SD merasa begitu tertekan hingga memilih mengakhiri hidup, itu menandakan fungsi perlindungan negara telah mati. Sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman, berubah menjadi penjara mental akibat intimidasi ekonomi,” ujar Ubaid.

JPPI juga menyoroti apa yang mereka sebut sebagai kanibalisasi anggaran pendidikan. Dana pendidikan dinilai tergerus untuk membiayai program populis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Badan Gizi Nasional.

Mengacu pada UU Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 2026 Pasal 22, pendanaan MBG dimasukkan sebagai bagian dari operasional pendidikan. Akibatnya, sekitar 69 persen anggaran MBG—senilai Rp 223 triliun—bersumber dari anggaran pendidikan. Dari total anggaran pendidikan Rp 769,1 triliun, porsi riil untuk kebutuhan dasar pendidikan menyusut hingga tersisa sekitar 14 persen, jauh dari mandat konstitusi sebesar 20 persen.

“Pemerintah tampak lebih sibuk mengurusi logistik makanan ketimbang memastikan anak-anak bisa belajar tanpa rasa malu dan depresi karena tidak mampu membeli alat tulis. Prioritas ini terbalik dan membahayakan masa depan bangsa,” tandas Ubaid.

Atas tragedi ini, JPPI menyampaikan sejumlah tuntutan mendesak:

  1. Pemerintah menghentikan narasi menyesatkan soal anak putus sekolah karena ‘kurang jajan’ dan mengakui bahwa pendidikan masih mahal bagi keluarga miskin.
  2. Melakukan audit menyeluruh terhadap penyaluran BOS dan PIP agar benar-benar sampai kepada siswa yang membutuhkan, termasuk untuk kebutuhan dasar seperti alat tulis.
  3. Mengembalikan khitah anggaran pendidikan 20 persen agar difokuskan pada pembiayaan murid, guru, serta sarana prasarana, bukan untuk kepentingan politik dan lembaga tumpang tindih.

“Jangan biarkan pena yang seharusnya menulis masa depan justru menjadi alasan seorang anak kehilangan nyawanya. Negara harus hadir, atau sejarah akan mencatat masa ini sebagai era ketika pendidikan hanya milik mereka yang mampu membeli pena,” pungkas Ubaid. (red/mam)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
@media print { .stream-item-above-post } }
news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

128000316

128000317

128000318

128000319

128000320

128000321

128000322

128000323

128000324

128000325

128000326

128000327

128000328

128000329

128000330

128000331

128000332

128000334

128000335

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

mahjong wins 3

148000336

148000337

148000338

148000339

148000340

148000341

148000342

148000343

148000344

148000345

148000346

148000347

148000348

148000349

148000350

148000351

148000352

148000353

148000354

148000355

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

mahjong ways 2

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

gacor maxwin

168000306

168000307

168000308

168000309

168000310

168000311

168000313

168000315

168000317

168000318

168000320

168000322

168000324

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

scatter hitam

178000386

178000387

178000388

178000390

178000391

178000392

178000393

178000394

178000395

178000401

178000405

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

rtp live

188000397

188000398

188000399

188000400

188000402

188000404

188000405

188000406

188000407

188000408

188000409

188000411

188000413

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

situs gacor

198000295

198000296

198000297

198000298

198000299

198000300

198000301

198000303

198000304

198000306

198000307

198000309

198000310

198000311

198000312

198000313

198000314

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

pola gacor

208000116

208000119

208000121

208000124

208000126

208000127

208000128

208000129

208000130

208000131

208000132

208000133

208000134

208000135

maxwin

maxwin

maxwin

maxwin

maxwin

maxwin

maxwin

maxwin

maxwin

maxwin

218000211

218000212

218000213

218000214

218000215

218000216

218000217

218000218

218000219

218000220

218000221

218000222

218000223

218000224

218000225

218000226

218000227

218000228

218000229

218000230

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

link gacor

228000181

228000182

228000184

228000185

228000186

228000187

228000188

228000189

228000190

228000191

228000192

228000193

228000194

228000196

228000197

228000198

228000199

228000200

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

pg soft

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

mahjong ways

news-1701