Tiap Kecamatan Kukar Akan Punya Markas Pramuka
Tenggarong– Gerakan Pramuka di Kutai Kartanegara (Kukar) akan segera memiliki markas permanen di setiap wilayah kecamatan. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar telah meluncurkan program Ranting Pramuka Representatif, sebuah inisiatif untuk membangun sekretariat yang layak bagi semua kwartir ranting. Melalui program ini, aktivitas Pramuka tidak lagi bergantung pada balai desa atau fasilitas sekolah.
Inisiatif ini merupakan bukti nyata komitmen Dispora untuk mendorong kegiatan Pramuka agar menjadi lebih aktif, terorganisir, dan berfungsi sebagai pusat kreativitas pemuda. Diharapkan, sekretariat yang memadai akan menjadi pusat operasional, mulai dari pertemuan rutin hingga tempat penyimpanan perlengkapan.
Kepala Bidang Kepramukaan Dispora Kukar, Nopan Solihin, menyebutkan bahwa selama ini banyak kwartir ranting yang masih “berpindah-pindah” karena belum memiliki markas tetap. Padahal, ketersediaan sekretariat yang layak adalah faktor krusial bagi kelancaran seluruh kegiatan Pramuka.
“Kami ingin setiap Ranting Pramuka punya rumah sendiri,” ujar Nopan. “Tempat layak untuk kegiatan rutin, semangat kebersamaan meningkat, administrasi pun lebih rapi,” katanya.
Proses pembangunan sekretariat ini akan dilaksanakan secara bertahap. Dispora bekerja sama erat dengan pemerintah desa dan kecamatan guna memastikan ketersediaan lahan sebelum proses konstruksi dimulai.
“Kalau lahan sudah siap, kami langsung wujudkan tahap demi tahap,” tambah Nopan. “Target kami, semua kecamatan punya sekretariat representatif,” jelasnya.
Sekretariat ini dirancang bukan sekadar sebagai kantor administrasi. Dispora membayangkan sebuah ruang kreatif, dilengkapi dengan mural bertema Pramuka, rak untuk menyimpan perlengkapan, bahkan pojok sejarah lokal untuk mengenalkan nilai-nilai dan tradisi Pramuka kepada anggota baru.
Lebih lanjut, Nopan juga menekankan dampak positif program ini terhadap penguatan jaringan antar-ranting. Dengan adanya markas tetap, kegiatan seperti perkemahan mingguan atau perlombaan baris-berbaris dapat berjalan lebih dinamis dan terstruktur.
Pramuka juga diharapkan menjadi wadah bagi pembentukan pemuda yang mandiri. Melalui sekretariat representatif, generasi muda Kukar dapat diasah kedisiplinan, kepemimpinan, dan kemampuan berkolaborasi sejak usia dini.
“Kami ingin setiap anak Pramuka merasa punya rumah sendiri,” tegas Nopan. “Dengan begitu, mereka siap menjadi pemimpin masa depan yang kreatif, mandiri, dan peduli pada lingkungan sekitar,” pungkasnya.



