SAMARINDA – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur kembali mencatatkan penguatan pada penetapan pekan ini. Untuk tanaman usia 10 tahun, harga bahkan menembus Rp3.252,50 per kilogram, menjadi level tertinggi dalam daftar terbaru.
Penguatan ini sejalan dengan naiknya harga Crude Palm Oil (CPO) di pasar global. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ahmad Muzakkir menyampaikan rata-rata tertimbang harga CPO kini berada di angka Rp14.226,60 per kilogram, sedangkan kernel ditetapkan Rp11.781,78 per kilogram.
“Kenaikan ini dipengaruhi penguatan harga CPO global serta tren permintaan yang meningkat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (03/03).
Pemerintah menegaskan, harga tersebut berlaku bagi petani yang telah bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS) di Kaltim, terutama kebun plasma.
Melalui pola kemitraan ini, pemerintah berharap harga TBS lebih terkendali dan tidak lagi dipengaruhi praktik spekulatif tengkulak. Transparansi harga dinilai menjadi kunci agar petani memperoleh nilai jual yang wajar sesuai standar penetapan provinsi.
Kenaikan harga ini menjadi angin segar bagi pekebun sawit di Kaltim. Meski demikian, keberlanjutan tren positif tetap bergantung pada stabilitas harga CPO global serta dinamika permintaan ekspor.
Pemerintah daerah berharap momentum ini dapat terus terjaga sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani sawit di daerah. (zak/mam)
Rincian harga yang berlaku pekan ini sebagai berikut:
- Umur 3 tahun: Rp2.863,67/kg
- Umur 4 tahun: Rp3.053,00/kg
- Umur 5 tahun: Rp3.072,29/kg
- Umur 6 tahun: Rp3.105,58/kg
- Umur 7 tahun: Rp3.124,51/kg
- Umur 8 tahun: Rp3.147,84/kg
- Umur 9 tahun: Rp3.214,81/kg
- Umur 10 tahun: Rp3.252,50/kg



