Pulau Kumala Disulap Jadi Pusat Sport Tourism
Tenggarong– Pulau Kumala, yang merupakan ikon wisata Tenggarong yang sempat meredup, kini bersiap bangkit menjadi destinasi sport tourism unggulan di Kutai Kartanegara (Kukar). Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar saat ini tengah mematangkan kajian besar-besaran untuk menghidupkan kembali pulau ini dengan aktivitas sehat dan pariwisata.
Rencana Dispora mencakup pembangunan lapangan golf, fasilitas tenis malam, hingga arena khusus untuk olahraga tradisional. Semua dirancang agar Pulau Kumala tidak hanya indah dipandang, tetapi juga fungsional sebagai pusat terpadu untuk olahraga dan budaya.
Aji Ali Husni, Kepala Dispora Kukar, menegaskan bahwa semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mencapai kesepakatan untuk menjadikan Pulau Kumala sebagai pusat olahraga dan wisata yang terintegrasi. Saat ini, tim sedang mengevaluasi pemanfaatan lahan yang paling efektif, apakah lebih sesuai untuk golf atau fasilitas tenis malam.
“Kami timbang matang Pulau Kumala harus multifungsi, tenis bisa malam hari pakai lampu, golf butuh lahan luas. Yang pasti, olahraga tradisional seperti gasing, enggrang, dan behempas bantal wajib ada untuk hidupkan budaya,” ujar Aji Ali.
Selain olahraga modern, Dispora juga memastikan adanya kolaborasi erat dengan berbagai cabang olahraga agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penggunaan fasilitas. Rehabilitasi fasilitas yang sudah ada maupun pembangunan baru akan disesuaikan dengan alokasi anggaran tahun 2026.
“Kami tak mau mubazir lapangan yang ada kami maksimalkan, yang baru kami bangun jika memang strategis, tujuannya satu: Pulau Kumala jadi magnet sport tourism nasional,” tambah Aji Ali.
Rencana besar ini mencakup penyediaan arena olahraga malam (seperti tenis atau padel), area permanen untuk olahraga tradisional, serta jalur khusus untuk lari dan bersepeda mengelilingi pulau. Semua kegiatan dirancang agar warga dan wisatawan dapat berolahraga sembari bersantai.
Lebih lanjut, Pulau Kumala diproyeksikan menjadi lokasi rutin untuk event seperti fun run, lomba gasing, hingga festival olahraga air, yang bertujuan menarik pengunjung baik dari lokal maupun mancanegara.
Dengan konsep ini, Kukar berharap wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati pemandangan, tetapi juga termotivasi untuk aktif bergerak dan menerapkan gaya hidup sehat. Pulau Kumala diharapkan menjadi simbol integrasi harmonis antara olahraga, budaya, dan pariwisata.
“Bayangkan weekend di Pulau Kumala: pagi lari, siang main enggrang, malam nonton lomba tradisional ini Kukar Idaman yang hidup” pungkas Aji Ali, menutup pemaparan rencana besar yang menjanjikan Pulau Kumala sebagai ikon sport tourism baru.



