Puasa Tak Hentikan MBG, Skema Distribusi Disesuaikan
Longtime.id – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bontang tetap bergulir selama Ramadan 2026. Namun, pola distribusinya dirombak—menu basah dihentikan sementara dan diganti paket makanan kering yang diambil langsung oleh siswa di sekolah.
Perubahan skema ini diterapkan sebagai penyesuaian selama bulan puasa. Jika pada hari biasa siswa menerima makanan siap santap, kini paket yang dibagikan berisi susu, buah, dan roti yang dikemas dalam totebag.
“Tetap kami bagi, tapi bukan makanan basah. Makanan kering pakai totebag. Jadi setiap mau ambil, totebagnya dibawa lagi,” ujar Kepala SPPG wilayah Kelurahan Berbas Pantai, David Diva Wijaya.
Menurutnya, waktu pengantaran disesuaikan dengan kebijakan masing-masing sekolah. Sekolah berhak menentukan jam distribusi, sementara siswa datang khusus untuk mengambil paket MBG.
“Nanti sekolah yang menentukan mau diantar jam berapa. Jadi anak-anak ke sekolah cuma untuk ambil MBG,” jelasnya. Dengan pola ini, pemerintah tetap menjaga keberlanjutan program selama Ramadan, sekaligus menyesuaikan kebutuhan dan aktivitas belajar siswa di bulan puasa.
Sebelumnya, Wawali Bontang Agus Haris juga meninjau program MBG di Bontang Selatan. Ia menyapa para siswa, menanyakan menu yang disantap, hingga meminta tanggapan langsung terkait rasa dan kualitas makanan yang disajikan.
Ia menekankan asupan gizi memiliki peran penting dalam menunjang prestasi belajar dan meraih cita-cita. Peninjauan tersebut menjadi bentuk pengawasan langsung terhadap pelaksanaan MBG, sekaligus komitmen pemerintah daerah dalam mendukung tumbuh kembang dan kualitas pendidikan siswa.
“Untuk meraih cita-cita, selain belajar dengan tekun, kebutuhan siswa juga harus tercukupi asupan makanan yang bergizi,” imbuhnya. (hl/sr)



