Muscab Pramuka Kukar Dorong Sinergi dan Transformasi Digital
Tenggarong– Gairah Gerakan Pramuka Kutai Kartanegara (Kukar) semakin bergelora. Aji Ali Husni, yang terpilih kembali sebagai Ketua Kwarcab periode 2025–2030 sekaligus menjabat Kepala Dispora, segera mengambil langkah strategis dengan memperkuat pembinaan Pramuka melalui sinergi di seluruh level. Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar pada Rabu, 12 November 2025, menjadi momentum penting untuk menyelaraskan koordinasi antara camat, ketua Kwarran, hingga gugus depan, demi menghindari kegiatan yang berjalan “jalan sendiri-sendiri”.
“Ada dua kata kunci: koordinasi dan kolaborasi, pembinaan Pramuka Kukar hanya kuat jika semua level satu frekuensi,” lanjutnya.
Fokus awal kepemimpinannya adalah melakukan evaluasi komprehensif terhadap program-program yang sudah ada, seraya merancang inovasi kreatif agar Pramuka tetap relevan dan menarik di era serba digital. Inisiatif baru yang direncanakan mencakup perkemahan virtual, lomba kreasi konten TikTok dengan nuansa kepramukaan, hingga program Pramuka Peduli yang memanfaatkan teknologi.
Aji Ali menyoroti bahwa generasi muda saat ini memiliki tantangan yang berbeda dari generasi sebelumnya. “Anak muda sekarang beda, kita harus kemas kegiatan supaya seru, tapi nilai karakter, disiplin, dan sosial tetap utuh,” katanya.
Untuk mendukung penguatan pembinaan ini, sekretariat ranting akan ditingkatkan. Tujuannya adalah memastikan setiap gugus depan memiliki basis kegiatan yang jelas dan kokoh. Hal ini juga akan mempermudah koordinasi yang menjadi tumpuan utama antara Kwarran dan camat.
Kegiatan rutin di gugus depan didorong untuk dihidupkan kembali, mencakup latihan baris-berbaris, kemah mingguan, dan berbagai program kreatif berbasis teknologi. Semua upaya ini diharapkan menjadikan Pramuka lebih atraktif bagi Generasi Z.
Visi Pramuka Kukar 2025–2030 adalah tidak boleh tertinggal zaman. Program yang modern tetap harus seiring dengan penanaman nilai-nilai inti Pramuka, seperti kepemimpinan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial.
Kolaborasi yang diperkuat antar-tingkatan juga diharapkan dapat memperkokoh jaringan antar-Kwarran dan ranting. Dengan koordinasi yang efektif, setiap kegiatan dapat dilaksanakan secara lebih terstruktur dan memberikan dampak yang luas di tengah masyarakat.
Pembinaan yang lebih solid ini diharapkan mampu mengubah citra Pramuka dari sekadar seremonial menjadi gerakan nyata. Anak-anak muda di Kukar didorong untuk belajar kemandirian, kepedulian, dan kesiapan untuk menghadapi masa depan.
“Kami tak mau Pramuka cuma seragam, tapi gerakan nyata yang ubah Kukar dari akar, generasi muda harus merasakan dampak langsung dari setiap program,” tutupnya.



