Lomba Poco-Poco Kukar 2026 Jadi Ajang Kreatif
Tenggarong– Tahun 2026 di Kutai Kartanegara (Kukar) dipastikan akan semakin meriah. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar resmi menggandeng Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) untuk menyelenggarakan Lomba Poco-Poco 2026 berskala kabupaten. Ajang ini diproyeksikan menjadi magnet baru bagi peserta lintas usia.
Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, memastikan bahwa lomba tersebut bukan sekadar senam massal biasa. Ada sentuhan kreatif yang akan menjadi daya tarik: mulai dari kostum unik, formasi tim, hingga koreografi bebas yang memberikan ruang ekspresi tanpa batas.
“Poco-poco itu mudah, murah, dan bisa diikuti siapa saja. Dari anak SD hingga lansia,” ujar Dery. “Kami ingin menjadikan Lomba Poco-Poco 2026 sebagai ajang kreatif sekaligus ruang kebugaran bersama.”
Event ini juga dipersiapkan dengan konsep modern. Panggung akan dilengkapi dengan tata cahaya, sound system yang memadai, serta juri profesional untuk memastikan penilaian lebih objektif dan seru untuk disaksikan.
Target pesertanya pun sangat ambisius. Dispora Kukar membidik ratusan tim yang berasal dari 18 kecamatan. Setiap tim dipersilakan tampil dengan gaya khas masing-masing agar kompetisi terasa hidup dan kompetitif.
Tidak hanya masyarakat umum, sekolah-sekolah juga akan dilibatkan melalui kategori pelajar. Dispora ingin agar budaya bergerak ini masuk ke lingkungan pendidikan sejak usia dini.
Untuk semakin meningkatkan semangat, hadiah jutaan rupiah dan piala bergilir sudah disiapkan. Dispora berharap apresiasi tersebut mampu memicu partisipasi yang lebih luas dari tahun ke tahun.
Meskipun pelaksanaannya baru dimulai pada 2026 karena anggaran 2025 telah terplot, persiapan teknis tidak menunggu lama. Tim sudah mulai menyusun rencana pemilihan lokasi, potensi sponsor, hingga format penilaian.
Dery menyebut kolaborasi dengan PPMI membuat ruang kreatif makin terbuka. Pola kerja sama ini juga memungkinkan event berkembang lebih variatif setiap tahun.
“Kalau antusiasme masyarakat tinggi, Lomba Poco-Poco 2026 bisa jadi ikon baru Kukar,” tutup Dery. “Sehat, happy, dan penuh kreativitas.”



