Gas Rute Kembang Janggut: Doorprize Motor dan Kambing
Tenggarong– Deru mesin trail dijadwalkan kembali memeriahkan Kecamatan Kembang Janggut pada 22 November 2025. Event tahunan Gas Rute kembali digelar, dan untuk edisi kali ini, Dispora Kukar menjanjikan konsep yang lebih ekstrim, lebih meriah, dan jauh lebih heboh dari tahun-tahun sebelumnya.
Acara yang selalu dinantikan oleh para pecinta trail se-Kalimantan Timur ini dipastikan hadir dengan paket lengkap. Bukan sekadar hiburan balap di alam terbuka, tetapi juga festival sport tourism, pemberdayaan UMKM, hingga hadiah utama (doorprize) yang unik sekaligus mewah: satu unit sepeda motor baru, bahkan hingga satu ekor kambing.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa Kembang Janggut memiliki daya tarik tersendiri. Komunitas trail di sana dikenal solid dan aktif, sementara kontur alamnya terkenal menantang sekaligus memanjakan mata. Kombinasi ini menjadikan event Gas Rute selalu menjadi tujuan utama bagi para rider dari berbagai daerah.
“Gas Rute 2025 bukan sekadar balapan, ini gerakan sport tourism Kukar. Komunitasnya besar, alamnya indah, dan UMKM ikut hidup karena peserta membludak,” ujar Aji Ali, Minggu (16/11/2025)
Menurut Aji, rute yang telah disiapkan untuk tahun ini sungguh luar biasa. Para rider akan diajak menjelajahi jalur Kembang Janggut, bahkan hingga ke wilayah Tabang dan Kenohan. Pemandangan bukit, hutan, dan sungai-sungai kecil akan menjadi bonus panorama bagi para peserta.
Ia menegaskan bahwa Gas Rute membuktikan olahraga dan pariwisata dapat berjalan harmonis. Setiap tahun, perputaran ekonomi lokal meningkat drastis karena ribuan peserta datang tidak hanya untuk balapan, tetapi juga menikmati kuliner dan produk desa setempat.
Plt. Camat Kembang Janggut, Suhartono, menyambut event ini dengan penuh antusias. Ia mengatakan Gas Rute adalah peluang emas bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada peserta dari luar kecamatan dan bahkan luar kabupaten.
“Ini peluang emas bagi UMKM kami, dari kopi lokal, makanan khas, sampai kerajinan. Setiap event seperti ini, dagangan mereka pasti laris,” tambahnya.
Masyarakat Kembang Janggut disebut sudah terbiasa dengan penyelenggaraan event berskala besar. Warga aktif terlibat, mulai dari penataan lokasi, penyiapan panggung hiburan, hingga penyediaan pos-pos kuliner di titik istirahat peserta.
Tahun ini, penyelenggara menyiapkan jalur dengan tingkat kesulitan yang sangat variatif. Ada trek lumpur, turunan yang licin, akar-akar pohon besar, hingga tanjakan ekstrem yang menuntut peserta mengandalkan stamina dan teknik berkendara yang mumpuni.
Selain tantangan rute, panitia juga menyiapkan kegiatan bakti sosial kecil, berupa pembagian paket sembako kepada warga yang tinggal di sekitar jalur. Hal ini merupakan tradisi Gas Rute untuk memastikan event tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan manfaat sosial.
Hal yang paling dinanti oleh peserta tentu saja adalah hadiah utama (doorprize). Selain sepeda motor, panitia menyediakan helm premium, berbagai perlengkapan riding, uang tunai, hingga satu ekor kambing—hadiah yang selalu menjadi objek candaan sekaligus rebutan setiap tahun.
Aji memastikan semua doorprize disiapkan untuk meningkatkan daya tarik event dan mendongkrak jumlah peserta. Tahun lalu, Gas Rute mencatat lebih dari 1.500 rider, dan angka tersebut diperkirakan akan meningkat pada edisi 2025 ini.
Menurut Aji, antusiasme peserta yang tinggi merupakan bukti bahwa Gas Rute telah menjadi agenda wajib komunitas trail, tidak hanya di Kukar, tetapi juga di kabupaten-kabupaten tetangga seperti Samarinda, Balikpapan, Bontang, dan Kutim.
Meskipun acara ini kental dengan nuansa hiburan, faktor keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Panitia telah menempatkan tim penyelamat dan medis di beberapa titik rawan, lengkap dengan mekanik dan ambulans siaga.
Dengan rute yang sangat menantang, promosi sport tourism, kegiatan baksos, keramaian UMKM, dan hadiah-hadiah yang mengundang senyum, Gas Rute 2025 diprediksi akan kembali menjadi magnet besar bagi pecinta trail di seluruh Kalimantan Timur.



