Dispora Kukar Gratiskan Legalitas Usaha Pemuda
Tenggarong– Ada kabar menggembirakan bagi pemuda Kukar yang tengah merintis kegiatan bisnis! Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara kini secara resmi menanggung seluruh biaya proses legalitas usaha melalui wadah Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP). Layanan ini mencakup pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat halal, izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), hingga pendaftaran merek dagang, semuanya diberikan tanpa dikenakan biaya sama sekali.
Kebijakan progresif ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para wirausaha muda. Selama ini, proses legalitas dikenal rumit, memakan biaya, dan kerap membuat pengusaha pemula menyerah. Dispora Kukar memutuskan mengambil peran penuh agar tidak ada lagi generasi muda yang terhambat hanya karena persoalan perizinan.
Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menekankan bahwa legalitas merupakan dasar utama bagi kelangsungan sebuah bisnis.
“Tanpa NIB, sulit dapat pinjaman bank, kerja sama, atau masuk marketplace besar, makanya kami gratiskan biar mereka bisa langsung gaspol.” tegasnya.
Prosedur pengajuannya dirancang agar sangat mudah dan cepat. Setiap Kamis malam, pemuda dapat datang langsung ke Gedung Dekranasda Kukar dan akan dilayani secara tatap muka oleh tim FKP dan Dispora. Semua pengurusan berkas akan dibantu hingga selesai.
Bagi mereka yang tidak bisa datang ke Tenggarong, Dery memastikan pemuda tetap dapat mengurus legalitas secara kolektif.
“Kalau ada pengajuan kelompok, tim Dispora yang akan turun langsung ke kecamatan, cukup bawa KTP dan foto produk, sisanya kami yang urus,” jelasnya.
Dispora juga berkomitmen menyelesaikan seluruh perizinan dalam hitungan hari, alih-alih berbulan-bulan. Pendampingan akan dilakukan hingga dokumen final diterima oleh pelaku usaha.
Program ini telah memberikan manfaat nyata bagi ratusan UMKM Muda Kukar sepanjang tahun 2025. Selain memperoleh izin usaha, mereka juga mendapatkan akses ke peluang bisnis baru. Banyak yang langsung terdaftar di e-catalog LKPP, menerima pesanan dalam jumlah besar, bahkan lolos proses pembiayaan bank karena kelengkapan dokumen mereka.
Menurut Dery, dampaknya terasa sangat cepat. “Begitu legalitas beres, kepercayaan pasar meningkat, banyak anak muda yang awalnya takut mengurus izin, sekarang malah minta daftarkan segera merek dagang biar aman.”
Dispora Kukar menargetkan program ini dapat melahirkan semakin banyak wirausaha muda yang kompetitif, tidak hanya di lingkup Kukar, tetapi juga pada skala regional. FKP disebut sebagai pintu gerbang penting untuk mendorong perkembangan ekonomi kreatif di kalangan generasi muda.
Dengan adanya legalitas usaha yang kini 100% gratis, jalan bagi pemuda Kukar untuk naik kelas menjadi semakin terbuka lebar. Kini mereka tinggal fokus menjalankan usaha, memperkuat brand, dan bersiap menyambut peluang besar!



