Tutup MPLS TK Kemala dengan Penuh Keseruan, Ardiansyah Ajak Guru Terapkan Pembelajaran Kreatif

Longtime.id – TK Kemala Bhayangkari 09 merayakan penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan penuh sukses. Kegiatan yang berlangsung dari Senin (10/7/2023) hingga Kamis (13/7/2023) ini ditutup secara resmi oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Dalam momen penutupan yang berlangsung meriah, balon-balon dilepas ke udara sebagai simbol keseruan MPLS yang berlangsung.
Acara penutupan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kapolres Kutim, AKBP Ronni Bonic, Bunda Paud Siti Robiah, Camat Sangatta Utara, Hasdiah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Mulyono, Kepala Desa Sangatta Utara, Mulyanti, pembina TK Kemala Bhayangkari 09, serta orang tua murid yang turut berbahagia dalam momen ini.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan bahwa setiap tahun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan arahan yang berubah. Salah satu hal menarik adalah amanat terbaru mengenai masuknya anak-anak ke sekolah dasar, di mana diharapkan agar anak-anak segera menguasai keterampilan dasar membaca, menulis, dan berhitung (calistung).
Namun, Ardiansyah menekankan bahwa konsep belajar ini harus diimplementasikan dengan cara yang menyenangkan. Guru harus menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak sehingga mereka dapat dengan mudah menyerap ilmu yang diajarkan.
“Konsep menyenangkan ini tidak boleh dipahami sebagai pemaksaan. Anak-anak harus merasa senang dalam proses pembelajaran dan secara alami mengembangkan kemampuannya. Tidak semua anak harus memiliki kemampuan yang sama dalam hal membaca, menulis, dan berhitung pada tahap awal,” tegasnya.
Ardiansyah menggarisbawahi bahwa setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda-beda, dan hal ini harus diperhatikan oleh para guru. Ketika anak-anak mencapai tahap tiga SD, kurikulum pun akan mengalami perubahan. Oleh karena itu, guru-guru TK dan SD perlu menerapkan konsep pembelajaran yang menyenangkan dan memberi anak-anak kesempatan untuk belajar melalui bermain.
Kepala Sekolah TK Kemala Bhayangkari 09, Maryam Aria Arifin, mengungkapkan bahwa dalam MPLS kali ini, sekolahnya telah menerima 93 siswa. Jumlah ini terdiri dari 6 anak dalam kelompok bermain, serta 87 siswa dalam kelas TK A dan B. Tenaga pendidik yang terlibat mencapai 11 guru.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kutim melalui Disdikbud yang telah memberikan buku penunjang IKM, APE, serta satu laptop,” ujarnya singkat.
Dengan penutupan MPLS yang sukses ini, TK Kemala Bhayangkari 09 berharap konsep pembelajaran yang menyenangkan akan terus diterapkan dalam proses pendidikan anak-anak, seiring dengan perkembangan dan keunikan masing-masing individu. (Red)



