Supercomputer Rilis Data Prediksi Juara Liga Inggris, Kans Arsenal 93% Man City Cuma 6%
LONGTIME.ID – Arsenal di ambang mengakhiri puasa gelar panjang di Liga Inggris. Simulasi terbaru superkomputer milik Opta menunjukkan dominasi peluang juara yang nyaris tak terkejar oleh pesaing lain.
Berdasarkan pembaruan simulasi yang dirilis Kamis (5/3/2026), Arsenal kini memiliki peluang juara mencapai 93,6 persen di Premier League musim ini. Angka tersebut membuat posisi mereka sangat jauh di atas rival terdekat.
Satu-satunya tim yang secara matematis masih memiliki peluang mengejar adalah Manchester City. Namun probabilitas klub tersebut hanya berada di kisaran 6,4 persen, terpaut sangat jauh dari Arsenal.
Perhitungan ini diperoleh dari ribuan simulasi pertandingan sisa musim yang dijalankan superkomputer. Model analisis tersebut memasukkan berbagai variabel mulai dari performa tim sepanjang musim, kualitas skuad, hingga statistik lanjutan yang mempengaruhi kemungkinan hasil pertandingan.
Selain peluang juara, sistem analitik Opta juga memproyeksikan jumlah poin akhir yang kemungkinan diraih tiap tim.
Dalam simulasi terbaru, Arsenal diperkirakan menutup musim dengan 83,97 poin, sedangkan Manchester City diproyeksikan mengoleksi 75,75 poin.
Proyeksi Supercomputer Opta:

Dengan angka tersebut, persaingan gelar secara statistik praktis hanya menyisakan dua klub. Tim-tim lain dinilai sudah kehilangan peluang realistis untuk ikut dalam perebutan trofi.
Klub seperti Aston Villa, Manchester United, Liverpool, dan Chelsea dalam simulasi lebih difavoritkan bertarung di zona empat besar untuk mengamankan tiket ke UEFA Champions League.
Opta juga memperkirakan peluang finis empat besar cukup terbuka bagi Aston Villa dan Manchester United. Kedua tim masing-masing memiliki probabilitas sekitar 58,2 persen dan 55,5 persen untuk menutup musim di posisi Liga Champions.
Di sisi lain, peta persaingan papan bawah juga mulai terlihat jelas. Wolverhampton Wanderers dan Burnley diproyeksikan hampir pasti terdegradasi karena peluang bertahan mereka nyaris nol.
Sementara West Ham United masih berada di zona bahaya dengan kemungkinan lebih dari 50 persen untuk turun kasta.
(rwt/sr)



