Setahun Kepemimpinan Rudy–Seno, 38 Desa di Kaltim Akhirnya Tersambung Listrik PLN
SAMARINDA – Pemerataan akses listrik di wilayah pedesaan Kalimantan Timur menunjukkan perkembangan. Dalam satu tahun terakhir, sebanyak 38 desa berhasil teraliri listrik PLN melalui Program Listrik Desa (Lisdes).
Capaian tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama PLN untuk memperluas akses energi hingga ke wilayah terpencil.
Berdasarkan data terbaru, dari total sekitar 1.038 desa di Kalimantan Timur, sebelumnya terdapat 928 desa yang telah menikmati listrik PLN. Sementara itu, 110 desa lainnya masih bergantung pada sumber listrik non-PLN.
Melalui program Lisdes yang dijalankan sepanjang tahun terakhir, sebanyak 38 desa berhasil tersambung dengan jaringan listrik PLN. Dengan demikian, jumlah desa yang belum teraliri listrik PLN kini berkurang menjadi 72 desa.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan rasio desa berlistrik dapat mencapai 100 persen pada tahun 2027.
Program Lisdes dinilai menjadi salah satu upaya strategis untuk mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan semakin banyak desa yang teraliri listrik, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berkembang lebih baik. Selain itu, akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, serta teknologi informasi juga akan semakin terbuka bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
(zak/mam)



