Sangatta Dikepung Banjir, Seorang Balita Tewas Tenggelam

Longtime.id – Seorang anak balita di Kutai Timur diduga tewas tenggelam karena banjir, Jumat (06/02). Sejumlah wilayah Sangatta dikepung banjir dua hari terakhir. Usai hujan lebat membuat genangan tidak surut, bahkan debit air semakin tinggi. Balita yang menjadi korban banjir tersebut diketahui kawasan Kampung Baru, Kota Sangatta.
Sejak Kamis (05/02) lalu, kenaikan muka air aungai Sangatta mulai memicu kewaspadaan. Meski belum dianggap memasuki level bahaya. Tren menanjak yang terpantau sejak dini hari menjadi sinyal awal yang tak bisa diabaikan.
“Benar. Ada seorang anak yang tenggelam. Dan meninggal dunia,” ujar Saenal, salah seorang warga Sangatta yang sempat melintas di kawasan anak balita tenggelam.
Di sisi lain, jajaran Polres Kutim turun langsung untuk mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap genangan air, kebuasan buaya dan ular. Tak hanya itu, melalui kesempatan tersebut sejumlah aparat kepolisian melakukan penyaluran sembako terhadap warga yang terdampak banjir.
“Memastikan kondisi masyarakat yang terdampak banjir sekaligus membantu meringankan beban warga,” ujar Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto. Usai melakukan penyaluran sembako, jajaran Polres Kutim menyambangi ruma duka anak balita yang meninggal dunia di wilayah Sangatta Selatan. (rh/sr)



