ADVERTORIALBERITABONTANG

Mulai 2026, Guru di Bontang Akan Jalani Sertifikasi Keterampilan dari Disdikbud

Longtime.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang tengah menyiapkan kebijakan baru untuk meningkatkan profesionalisme guru. 

Mulai 2026 mendatang, setiap pelatihan keterampilan yang diikuti guru akan disertai sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, mengungkapkan hal tersebut saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Media Sosial dan Teknologi Interaktif untuk Guru SD di Era Digital, Jumat (7/11/2025).

Menurutnya, pelatihan yang disertai uji kompetensi penting agar kemampuan baru guru memiliki pengakuan yang sah.

“Selama ini pelatihan berhenti pada kegiatan bimtek saja. Ke depan harus ada pengakuan kompetensi. Misalnya dalam pelatihan konten kreator atau manajemen media sosial, guru yang ikut harus mendapatkan sertifikat kompeten,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Disdikbud akan menggandeng Lembaga Pelatihan Keterampilan (LPK) untuk menyelenggarakan pelatihan sekaligus uji kompetensi dengan melibatkan asesor tersertifikasi. Guru yang memenuhi kriteria nantinya akan memperoleh sertifikat kompeten.

Ia menegaskan, kebijakan ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya untuk memastikan hasil pelatihan benar-benar dikuasai.

“Kami ingin memastikan ilmu baru yang diperoleh benar-benar diaplikasikan, bukan hanya datang dan mendengar materi,” tegasnya.

Ia menambahkan, sertifikasi ini diharapkan dapat mendorong kreativitas dan pengembangan diri guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran digital.

“Melalui pelatihan seperti media sosial ini, kami ingin tahu sejauh mana guru bisa membangun personal branding, mengelola konten, dan mengoptimalkannya untuk komunitas belajar,” tambahnya.

Ditambahkan, ia juga menilai pelatihan yang selama ini dilakukan sudah berjalan baik, namun peningkatan kapasitas guru perlu ditopang dengan sistem sertifikasi yang lebih terstruktur.

“Tujuannya agar ilmu yang didapat benar-benar bermanfaat untuk peningkatan mutu pendidikan di Bontang,” pungkasnya. (Adv/Disdikbud Bontang/Lt)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
@media print { .stream-item-above-post } }