Gerakan Pangan Murah Bakal Hadir di Bontang
BONTANG – Di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang menyiapkan Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini menghadirkan sejumlah komoditas pangan dengan harga distributor yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
“Gerakan Pangan Murah akan segera dilaksanakan,” kata Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Bontang, Debora Kristiani, kepada awak media, Senin (09/03) kemarin.
Kata dia, dalam kegiatan tersebut berbagai komoditas pangan akan dijual dengan harga distributor. Beberapa bahan pokok yang disiapkan antara lain beras premium merek Punokawan dan 2 Jempol seharga Rp75.000 per 5 kilogram, serta beras SPHP Rp60.000 per 5 kilogram.
Selain itu tersedia telur lokal Rp60.000 per piring, gula pasir Rp17.900 per kilogram, dan tepung terigu Rp5.000 per 500 gram. Untuk minyak goreng, masyarakat dapat membeli minyak merek Saro Rp19.000 per liter atau Rp37.000 per dua liter. Sementara minyak Rose Brand dijual Rp41.500 untuk dua liter.
Sejumlah produk kebutuhan rumah tangga lainnya juga dijual dalam kegiatan tersebut, seperti sarden 425 gram Rp18.000, teh Rp10.000 untuk tiga kotak, deterjen Daia 1,5 kilogram Rp25.000, sirup Marjan 460 mililiter Rp22.900, hingga biskuit Khong Guan kaleng Rp99.000.
Debora menyebut kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum. Warga yang ingin berbelanja diimbau membawa tas belanja sendiri untuk memudahkan membawa barang yang dibeli. Diketahui, gerakan pangan murah dijadwalkan 11 Maret 2026, mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WITA di Lapangan Bola Tanjung Laut.
(hl/sr)



