
Dirut PDAM Bontang Suramin (kanan) turut melakukan perbaikan pipa yang keropos di Jalan KS Tubun. (Dok. PDAM Bontang)
Longtime.Id – Kondisi pipa berdiamter 16 inci yang keropos membuat distribusi air ke rumah warga terhenti. Tak ayal, Perumda Tirta Taman (PDAM) Bontang itu melakukan perbaikan. Padahal, sebelumnya perusahaan plat merah itu melakukan pemeliharaan WTP KS Tubun, Sabtu (17/6/2023).
“Jadi memang kami melakukan pemeliharaan. Kami menemukan pipa yang keropos. Padahal secara teknisnya pipa itu harusnya masih kondisi baik. Karna umur pipa bisa 15-20 tahun. Sedangkan pipa itu baru 8 tahun,” ungkap Suramin saat ditemui, Senin (19/6/2023).
Suramin mengatakan, ada beberapa perbaikan dilakukan yakni pipa dari reservoir ke pipa pelanggan. Kemudian penggantian water meter induk, serta mengganti pipa yang sebelumnya berbahan dasar galvanis ke pipa HDPE sepanjang 15 meter.
“Sudah terhitung 2×24 jam. Sekarang tinggal memasang water meter. Semoga cepat teratasi dengan baik,” terangnya.
Kandungan air dalam tanah yang banyak mengandung garam serta air laut yang sering pasang di duga menjadi pemicu pipa mengalami keropos.
“Semua kita kerjakan. Jadi biar sekalian kita perbaiki semua. Apa saja kendala yang ditemukan. Mudahan semua berjalan lancar dan baik,” imbuhya.
Terhentinya aliran air sementara,Ia menyampaikan permohonan maaf dan meminta pengertian masyarakat atas terganggunya layanan distribusi air selama perbaikan.
“Kami memohon maaf. Dan meminta doanya untuk perbaikan berjalan aman dan lancar. Sehingga masyarakat dapat menikmati air seperti biasa,”pungkasnya.
Diketahui, 16 wilayah yang aliran air terhenti yakni Jalan KS Tubun, Jalan Pattimura Ex. R. Soeprapto, Jalan Kapten Piere Tendean, Jalan Awang Long, Jalan Ir Juanda, Jalan Sutan Syahrir/Pelabuhan, Jalan Sam Ratulangi, Jalan Pelabuhan Tanjung Laut Indah, Kompleks Perumahan BTN KCY, Jalan Ahmad Yani, Jalan Cut Nyak Dien, Jalan DI Panjaitan, Jalan Parikesit, Jalan Pangeran Suryanata ex Sendawar, Jalan Diponegoro, dan Bontang Kuala. (one/mam)



