Dispora Kukar Gelorakan Olahraga Tradisional dan Petualangan untuk Hidupkan Budaya & Adrenalin di Tenggarong
TENGGARONG – Siapa bilang olahraga cuma soal lari di stadion atau angkat beban di gym? Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) kini geber semangat baru: lestarikan Tradisional dan Petualangan sebagai jantung pembangunan olahraga daerah! Dari gasing berputar penuh nostalgia hingga panjat tebing menantang gravitasi, Dispora pastikan semua cabang tumbuh bareng—bukan cuma prestasi, tapi juga kebersamaan dan cinta alam yang mengakar kuat.
A.M. Ari Junaidi, Kepala Bidang Pembudayaan Dispora Kukar, dengan mata berbinar ceritakan visi besar ini. Ia tekankan, dukungan nyata—fasilitas, pelatihan, hingga pembinaan—diberikan merata, tak pandang bulu antara olahraga modern atau warisan leluhur.
“Kukar kaya raya cabang olahraga, dari yang tradisional penuh makna hingga yang petualangan bikin jantung deg-degan. Kami ingin semuanya mekar, diminati, dan jadi kebanggaan warga,” ujar Ari Junaidi dengan semangat membara.
Tradisional: Warisan Budaya yang Hidup
Dispora tak rela olahraga adat tenggelam di zaman digital. Mereka jaga eksistensi gasing, asen naga, behempas bantal, belogo, enggrang, hingga nyumpit—semua bukan sekadar permainan, tapi penyimpan nilai gotong royong dan kearifan lokal turun-temurun. Bayangkan anak-anak desa asyik main enggrang sambil tertawa, atau kakek-nenek ajari cucu cara nyumpit dengan presisi—itu Kukar yang hidup!
Selain itu, kegiatan ringan seperti jalan santai, senam sehat, dan memancing digalakkan untuk semua umur. “Tujuannya sederhana: bugar, bahagia, dan tetap dekat dengan alam,” tambah Ari.
Petualangan: Tantang Adrenalin, Cintai Alam
Bagi jiwa pemberani, Dispora dorong komunitas ekstrem: trail, off-road, airsoft gun, hingga bejaguran—cabang yang makin digandrungi anak muda karena pacu semangat dan kekompakan. Alam Kukar yang epik—dari tebing karst hingga gua misterius dan laut jernih—buka peluang emas untuk panjat tebing, pendakian, susur gua, dan menyelam.
“Kami ingin Tradisional dan Petualangan jadi daya tarik wisata baru sekaligus tanamkan rasa cinta lingkungan. Bayangkan mendaki bukit sambil nikmati sunrise Mahakam—itu pengalaman tak tergantikan!” seru Ari.
Regenerasi & Kolaborasi: Masa Depan Cerah
Tak lupa regenerasi: Dispora bina usia dini agar anak-anak kenal olahraga sejak kecil. Talenta potensial langsung diarahkan ke PPLPD untuk pembinaan lanjutan. Kolaborasi pun digencarkan: KONI urus prestasi, KORMI kembangkan olahraga tradisional dan rekreasi—sinergi total untuk Kukar yang lebih sehat dan berbudaya.
Dengan langkah ini, Dispora Kukar optimis: olahraga daerah bakal jadi kebanggaan nasional, bukan cuma lokal. “Kami bukan cuma olahraga—kami hidupkan budaya, tantang batas, dan satukan generasi lewat Tradisional dan Petualangan,” tutup Ari Junaidi.



