Dispora Kukar Cetak 30 Tenaga Keamanan Bersertifikat
Tenggarong– Menjelang penghujung tahun 2025, kesempatan berharga muncul bagi pemuda Kutai Kartanegara (Kukar) yang masih mencari pekerjaan tetap. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar meluncurkan Pelatihan Garda Pratama gratis, hasil kolaborasi dengan KNPI Kukar, yang dilaksanakan di Balai Diklat Tenggarong Seberang.
Inisiatif ini menargetkan sebanyak 30 pemuda dan pemudi untuk dididik menjadi tenaga keamanan profesional, lengkap dengan sertifikat Garda Pratama resmi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Lulusan pelatihan ini akan segera memiliki sertifikat nasional yang diakui dan dicari oleh industri.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menjelaskan bahwa pelatihan ini didedikasikan bagi pemuda lulusan SMA/SMK yang belum memiliki keterampilan spesifik dan berkeinginan kuat untuk bekerja di sektor keamanan, baik di perkantoran, pusat perbelanjaan, maupun dalam pengamanan acara (event).
“Kami prioritaskan peserta yang belum bekerja, target 30 orang lolos verifikasi fisik. Pelatihan full: disiplin, beladiri praktis, penanganan konflik, hingga etika profesi, langsung dapat sertifikat nasional,” tegasnya.
Perekrutan peserta dilakukan melalui jaringan KNPI hingga ke tingkat kelurahan dan desa. Program ini juga secara terbuka menyambut partisipasi perempuan yang berminat, memastikan pemerataan kesempatan kerja bagi seluruh pemuda Kukar.
Saat ini, proses verifikasi calon peserta dan finalisasi modul pelatihan sedang berlangsung. Rencananya, pelatihan fisik dan mental akan dimulai pada akhir November atau awal Desember 2025.
Dispora menekankan bahwa manfaat program ini melampaui pemberian sertifikat, yakni menciptakan peluang kerja yang nyata dan terjamin. Lulusan pelatihan akan langsung siap bersaing untuk posisi security dengan potensi penghasilan mencapai standar UMK ditambah tunjangan.
Kurikulum pelatihan dirancang untuk membekali peserta agar siap menghadapi berbagai situasi nyata di lapangan. Selain kemampuan fisik yang prima, peserta juga dibekali dengan strategi komunikasi efektif, teknik penanganan konflik, serta menjunjung tinggi etika profesi.
Program Pelatihan Garda Pratama ini menjadi bukti komitmen Dispora Kukar dalam mencetak generasi muda yang terampil, mandiri, dan siap berkontribusi pada pasar kerja. Peserta diharapkan tidak hanya membawa sertifikat, tetapi juga kompetensi praktis yang meningkatkan daya saing mereka.
“Kami ingin pemuda Kukar tak cuma dapat sertifikat, tapi langsung kerja dan mandiri. Ini bagian dari upaya kami ciptakan generasi muda siap pakai dan produktif,” pungkasnya.



