Dispora Kukar Bina Keterampilan Wirausaha Atlet Disabilitas NPC untuk Masa Depan Mandiri di Tenggarong
TENGGARONG – Bayangkan atlet disabilitas yang dulu hanya fokus tanding kini punya warung kuliner atau toko kerajinan sendiri—langsung ciptakan lapangan kerja dan pendapatan mandiri! Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) tak berhenti di medali: lewat program Keterampilan Wirausaha, mereka bina pemuda disabilitas dari National Paralympic Committee (NPC) Kukar agar siap pensiun dengan usaha produktif. Pelatihan tahunan ini jadi jembatan emas dari lapangan olahraga ke dunia bisnis.
Dery Wardhana, Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, dengan penuh semangat ceritakan bahwa Keterampilan Wirausaha dirancang inklusif—ramah pemula, mulai motivasi dasar hingga praktik usaha kecil. Ia tekankan, ini bukan tambahan, tapi persiapan masa depan setelah jersey dilepas.
“Setiap tahun kami gelar kelas khusus NPC—bantu atlet disabilitas siap mandiri pasca-karir olahraga. Keterampilan Wirausaha ini mulai dari semangat, lalu teknis: buat rencana bisnis, hitung modal, jualan online,” ujar Dery. Oleh karena itu, pendekatan pelan-pelan tapi pasti: sesi motivasi, workshop kuliner (seperti kue kering atau minuman sehat), hingga kerajinan tangan dari bahan daur ulang—semua disesuaikan kebutuhan peserta.
Lebih lanjut, Dery sorot hasil nyata: alumni sudah jalanin usaha—ada yang buka warung makan di Muara Badak, ada yang jualan tas anyaman di Tenggarong. “Antusiasme tinggi—beberapa bahkan rekrut teman NPC lain. Ini bukti Keterampilan Wirausaha works, dan kami lanjutkan terus!” tambahnya. Program ini selaras dukungan NPC Kukar yang raih 12 medali di Peparpeda Kaltim 2025—tapi Dispora pastikan, prestasi tak berhenti di podium.
Dengan Keterampilan Wirausaha, Dispora Kukar wujudkan inklusi sejati: pemuda disabilitas punya masa depan cerah, pilih jalan sendiri. “Kami ingin mereka percaya diri—buka usaha, ciptakan nilai, jadi inspirasi!” tutup Dery.



