Bupati Kutim Dorong Pemuda Terlibat dalam Penanganan Buaya di Tengah Meriahnya Penutupan Pekan Pemuda KNPI 2025

Longtime.id – Acara puncak Pekan Pemuda KNPI Kutim 2025 menjadi momentum bagi Bupati Kutim untuk menegaskan rencana penangkaran buaya yang tengah dikaji pemerintah pusat sebagai langkah penting mengurangi serangan satwa liar itu.
Namun di balik kemeriahan tersebut, Bupati Kutim turut menyoroti isu serius terkait maraknya serangan buaya yang menelan korban jiwa di wilayah itu. Ia mengajak pemuda Kutim, khususnya yang tergabung dalam KNPI, untuk ikut berkontribusi dalam upaya penanganan satwa liar tersebut.

“Satu saat nanti saya ingin melihat pemuda-pemudi Kutim siap untuk menangkap buaya yang banyak memangsa korban manusia,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa rencana pembangunan penangkaran buaya di Kutim saat ini masih dalam proses kajian oleh kementerian terkait. “Semoga proses tersebut rampung tahun ini agar penanganan buaya bisa dilakukan lebih efektif dan korban jiwa tidak lagi berjatuhan di masa mendatang,” harapnya.
Menurutnya, penangkaran buaya bukan hanya bertujuan melindungi manusia dan satwa, tetapi juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi daerah. Dunia usaha dinilai dapat terlibat dalam pengelolaan fasilitas tersebut karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri.
Di akhir sambutan, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk KNPI, untuk terus menggerakkan berbagai potensi yang ada demi meningkatkan kesejahteraan warga. “Ini arena untuk menunjukkan bahwa KNPI telah bekerja. Di masyarakat mereka bekerja senyap, di bidang pertanian, seni budaya, sosial, pendidikan hingga ekonomi kerakyatan,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemuda KNPI dapat memperkuat efektivitas penanganan buaya sehingga tidak ada lagi korban jiwa di masa mendatang. (adv/diskominfokutim/lt)



